Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Hasil Audit Dana Kampanye Pilkada Solo : Gibran -Teguh Habiskan Rp 3,2 Miliar, Bajo Rp 153 Juta

Pasangan calon (Paslon) yang berlaga di Pilkada Solo 2020 dinyatakan patuh seusai hasil audit laporan dana kampanye terbit. 

TribunSolo.com/Istimewa
Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyonoi-FX Supardjo saat debat Pilkada Solo 2020 di The Sunan Hotel Solo, Jumat (6/11/2020). 

Seperti diketahui, penetapan pasangan Gibran - Teguh dijadwalkan 21 Januari 2021 pukul 13.00 WIB di Swiss-Belhotel Solo, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Nurul menyampaikan pihaknya sudah memberitahu kepada tim pasangan calon terkait belum pastinya tanggal penetapan.

Termasuk ke tim pasangan Bagyo Wahyono - FX Supardjo (Bajo).

"Kami sudah menyampaikan ke beberapa pihak, intinya kalau rencana kami besok pukul 13.00 WIB, sepanjang sudah ada surat resmi atau BRPK dari MK," ujar Nurul.

"Katanya hari ini, MK menjanjikan surat resmi ke KPU RI," tambahnya.

Dijaga Ratusan Keamanan

Gibran Rakabuming Raka segera ditetapkan menjadi Wali Kota Solo terpilih dalam Pilkada Solo 2020.

Sedianya, penetapan putra sulung Presiden Joko Widodo itu bakal berlangsung pada 21 Januari 2021 di Hotel Swiss Bell Gilingan, Banjarsari, Solo.

Penetapan Wali Kota Solo terpilih bakal dijaga ratusan personel keamanan.

Baca juga: Gibran Jadi Wali Kota Solo 2021, FX Rudy : Tidak Bisa Buat Kebijakan 100 Persen, Ini Alasannya

Baca juga: Bukan Wali Kota Rudy Apalagi Gibran, Ini 11 Tokoh Masyarakat Solo yang Dapat Vaksin Covid-19 Besok

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut setidaknya ada 350 personel yang berjaga di area lokasi penetapan.

"350 personel itu terdiri dari unsur Polri dan back up TNI, sedangkan bantuan petugas Satpol PP sebanyak 50 personel," katanya Minggu (17/1/2021).

"Termasuk pendirian Posko Pam di lokasi giat," imbuh Ade.

Selain itu, Polresta Solo juga menerjunkan Tim Pengurai Kerumunan untuk mengantisipasi adanya massa yang nekat datang ke lokasi.

"Untuk Tim Pengurai Kerumunan yang akan diterjunkan baik di tingkat Kecamatan maupun di tingkat Kota," paparnya.

Ade pun mengimbau massa pendukung untuk menyaksikan pelatikan di rumah masing-masing, mengingat pandemi covid-19 di Kota Solo belum usai.

"KPU Kota Surakarta akan menyiarkan secara streaming, sehingga bisa diakses publik secara langsung tanpa harus datang ke lokasi giat," tandasnya.

Janji Gibran

Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa tinggal selangkah lagi akan ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan tersebut berhasil menumbangkan Bagyo Wahyono - FX Supardjo (Bajo) di Pilkada Solo 2020.

Gibran - Teguh berhasil meraup suara sebanyak 225.451 suara atau 86,53 persen.

Sementara Bajo hanya meraup 35.055 atau 13,45 persen.

Adapun Gibran - Teguh sempat menggembar-gembor 8 program utama selama masa kampanye atau debat Pilkada Solo 2020.

Baca juga: Gibran Jadi Wali Kota Solo 2021, FX Rudy : Tidak Bisa Buat Kebijakan 100 Persen, Ini Alasannya

Baca juga: Jalan Gibran Anak Jokowi Mulus, Bagyo Tak Ajukan Gugatan, Sebut Akan Sia-Sia Jika Tetao Ngotot ke MK

Berikut 8 program utama pasangan Gibran - Teguh :

1. Bangkit dari Pandemi Covid-19

Program ini memastikan keseluruhan program pemerintahan, termasuk quick wins pada tahun pertama untuk pemulihan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat, dan kesehatan.

2. Pendapatan Daerah dan Pembiayaan Pembangunan

Program ini dilatarbelakangi dampak pandemi Covid-19 di mana itu berdampak pada menurunnya penerimaan pajak daerah.

3. Pendidikan dan Kesehatan

Program ini bertujuan untuk pengembangan kualitas dan kuantitas pendidikan dan kesehatan.

4. Pariwisata dan Industri Kreatif

Sektor pariwisata menjadi satu sektor yang babak belur dihantan pandemi Covid-19.

Kondisi itulah yang melatarbelakangi program sektor pariwisata dan industri kreatif yang diusung Gibran - Teguh.

5. Tata Ruang dan Infrastruktur

Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah tata ruang dan infrastruktur kota.

Program akan memunculkan kebijakan dan implementasi pembangunan yang memperhatikan aspek tata ruang dan lingkungan.

6. Investasi Kebudayaan

Keberlangsungan kebudayaan sedikit bergeser dengan terjadinya pandemi Covid-19.

Itu ditunjukkan dengan pergeseran budaya panggung menjadi penyajian daring.

Selain itu, pelaku budaya dan seni juga terdampak pandemi Covid-19.

Program ini dilatarbelakangi atas kondisi tersebut.

7. Kepemudaan dan Kesetaraan Gender

Program ini memperhatikan pembangun manusia. Pembangunan itu merupakan komponen strategis untuk masa depan kota.

Itu akan menggandeng generasi muda yang berpikiran maju dan berkarakter dalam menghadapi tantangan era disrupsi.

8. Kerjasama Solo Raya

Program ini dilatarbelakangi penyelesaian masalah-masalah Solo yang berkaitan dengan kabupaten sekitarnya.

Itu juga akan memerlukan koordinasi dan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota/kabupaten.

Baca juga: KPU Solo Telah Tentukan Tanggal Penetapan Paslon Gibran-Teguh, Rapat Pleno Digelar Terbatas

Baca juga: Inilah Orang Pertama di Solo yang Disuntik Vaksin Sinovac, Bukan Gibran, Wali Kota Rudy atau Nakes

Penetapan Gibran

Sementara itu, penetapan pasangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa sebagai pemenang Pilkada Solo 2020 akan diselenggarakan pekan depan.

Tepatnya, penetapan dilangsungkan di Swiss-Belhotel Solo, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (21/1/2021).

Ketua KPU Kota Solo, Nurul Sutarti menyampaikan tahapan penetapan Gibran - Teguh tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Terlebih lagi, tahapan tersebut dilangsungkan selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Pembatasan jumlah peserta yang hadir akan dilakukan sesuai regulasi, yakni 25 persen dari total kapasitas gedung.

"Rencana 21 Januari nanti. Yang diundang terbatas. Nantinya 25 persen dari kapasitas gedung. Paling utama LO," kata Nurul kepada TribunSolo.com, Sabtu (16/1/2021).

Bila merujuk Peraturan KPU (PKPU) Nomor 19 Tahun 2020 Pasal 54 Ayat 1, rapat pleno penetapan pasangan calon terpilih dilakukan dalam rapat pleno terbuka, dengan dihadiri semua paslon, parpol pengusung, dan unsur Bawaslu.

Nurul menyampaikan pihaknya masih menunggu terbitnya Buku Register Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Itu digunakan sebagai satu landasan hukum dalam penetapan pasangan Gibran - Teguh.

"Nunggu 18 Januari 2021 pencatatan di MK. Dari situ MK beri salinan ke KPU RI yang nantinya memberikan surat ke KPU kabupaten/kota," ucap Nurul.

"Yang intinya selama tidak tercatat di BRPK bisa melakukan penetapan," tambahnya. (*)

A

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved