Breaking News:

SAH, Jokowi Teken Peraturan Warga Sipil Bisa Jadi Tentara Cadangan dan Naik Pangkat, Ini Syaratnya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengesahkan peraturan warga sipil kini bisa jadi tentara atau komponen cadangan TNI.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM
ILUSTRASI Mahasiswa baru Akademi Tekstil Surakarta (ATS) tahun akademik 2017/2018 mengikuti latihan bela negara di Makorem 074/Surakarta, Rabu (13/9/2017). 

Tahapan seleksi meliputi seleksi administratif dan kompetensi yang terdiri dari proses uji kesehatan, kemampuan, pengetahuan/wawasan, dan sikap calon. 

Bagi calon Komponen Cadangan yang telah dinyatakan lulus, diwajibkan untuk mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama 3 bulan di lembaga pendidikan di lingkungan TNI dan/atau kesatuan TNI.

Selama mengikuti pelatihan dasar kemiliteran, calon Komponen Cadangan juga berhak memperoleh uang saku, perlengkapan perseorangan di lapangan, perawatan kesehatan, serta perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan kematian. 

Jika calon lulus dari masa pelatihan dasar kemiliteran ini, mereka akan ditetapkan dan diangkat sebagai Komponen Cadangan oleh menteri terkait dengan cara disumpah. 

Setelah itu mereka akan diberi surat keputusan pengangkatan sebagai Komponen Cadangan dan tanda kelulusan pelatihan dasar kemiliteran. 

Sebagaimana bunyi Pasal 58, Komponen Cadangan yang telah dilantik diberikan pangkat. Pemberian pangkat mengacu pada penggolongan pangkat TNI.

"Pangkat Komponen Cadangan hanya digunakan pada masa aktif Komponen Cadangan," bunyi Pasal 58 Ayat (3) PP 3/2021. 

Pemberian pangkat, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 58 Ayat (4), tidak menimbulkan hak lain selain hak Komponen Cadangan yang telah diatur dalam undang-undang. 

Adapun ketentuan mengenai jenis, bentuk, warna, serta tata cara pemberian dan pemakaian pangkat Komponen Cadangan akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Menteri. 

Menurut Pasal 62 PP yang sama, masa pengabdian Komponen Cadangan terdiri dari masa aktif dan masa tidak akitf.

Halaman
1234
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved