Breaking News:

Pilkada Sukoharjo 2020

Sore Ini, Etik Suryani-Agus Santosa Ditetapkan Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo Terpilih

Jadwal penetapan setelah diterbitkannya Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Penulis: Agil Tri
Editor: Asep Abdullah Rowi
TRIBUNSOLO.COM/ AGIL TRI
Pasangan Etik Suryani dan Agus Santosa (EA) yang akan ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo terpilih dalam Pilkada 2020. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Etik Suryani-Agus Santosa akan ditetapkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo terpilih, Kamis (21/1/2021) ini.

Menurut Komisioner KPU Sukoharjo Divisi Sosialisasi dan SDM, Suci Handayani, jadwal tahapan penetapan Paslon terpilih akan dilakukan sore nanti.

"Penetapan sore ini, jam 16.00 WIB," kata dia kepada TribunSolo.com.

Jadwal penetapan setelah diterbitkannya Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca juga: Sukoharjo PSBB, Etik Suryani Sebut Semakin Banyak Waktu untuk Keluarga

Baca juga: Waktu Penetapan Paslon Terpilih Sukoharjo Belum Jelas, Etik Suryani: Saya Belum Terima Undangan

Dengan terbitnya BRPK dari MK tersebut, KPU diberikan waktu maksimal tiga hari untuk menggelar rapat pleno penetapan paslon terpilih.

"Untuk lokasi nanti di pendopo KPU Sukoharjo," ucapnya.

Sementara sejumlah tokoh mengunjungi Etik Suryani.

Di antaranya ada Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas dan Dandim 0726/ Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan, Rabu (20/1/2021).

Kapolres menyampaikan, kedatangan ke kediaman cabup 01 dan 02 sebagai wujud menyambung tali silaturahmi pasca Pilkada yang digelar pada 9 Desember lalu.

Selain itu, mereka juga memastikan kondusifitas wilayah.

"Alhamdulillah tanggapannya baik semua, mereka berkomitmen untuk menjaga kondusifitas sampai tahapan pilkada selesai yakni sampai pelantikan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyampaikan kepada para calon, agar selalu mengingatkan protokol kesehatan kepada para pendukungnya.

"Saling menjaga dan mengingatkan," aku dia.

"Diharapkan nanti saat masih ada tahapan pilkada bisa mengendalikan massa pendukungnya karena masih masa Pandemi Covid-19," ucapnya.

Menang 53 Persen

KPU Sukoharjo selesai melakukan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil perolehan suara tingkat Kabupaten, Selasa (16/12/2020).

Dalam rapat tersebut, Pasangan calon (paslon) Bupati - Wakil Bupati Sukoharjo nomor urut 01 Etik Suryani - Agus Santosa (EA) dipastikan menang. 

Perolehan suara EA, mengungguli pesainganya Paslon nomor 02 Joko Santosa - Wiwaha Aji Santosa (Joswi). 

Baca juga: Zona Merah Covid-19 Meningkat Jadi 64 Daerah, Satgas Minta Pemda Jangan Lengah

Baca juga: Pilkada Sragen 2020, Yuni-Suroto Dapat 80,4 Persen, Kotak Kosong 19,6 Persen

EA meraih hasil suara sebanyak 266.500 suara atau 53,34 persen.

Sedangkan Joswi memperoleh suara sebanyak 233.108 atau 46,66 persen. 

Dengan pengamanan ketat aparat keamanan gabungan Polres Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo dan BKO Polres Karanganyar, jalannya rapat pleno sempat di warnai persoalan perbedaan hasil di form plano dan form C hasil KWK dari PPK Baki. 

Ada kesalahan tulis di form C hasil KWK dan yang benar adalah form C plano dan sudah direvisi serta disetujui oleh para saksi paslon. 

Rapat pleno yang berlangsung sejak pagi, akhirnya selesai ditutup dengan pembacaan hasil rapat pleno dari 12 PPK sekira pukul 20.20 WIB. 

Total jumlah suara sah mencapai 499.608 dan suara tidak sah/rusak mencapai 20.727. Total suara baik yang sah maupun tidak sah sebanyak 520.335. 

Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda usai menutup rapat mengatakan, sepanjang  jalannya rapat pleno, rata-rata persoalan yang muncul hanya berupa koreksi terkait kesalahan penulisan untuk disabilitas, jumlah surat suara rusak atau surat suara yang dikembalikan. 

"Tidak ada perubahan untuk perolehan suara masing-masing paslon. Perolehan suara dua paslon sudah sesuai dengan hasil rapat pleno PPK," pungkas Nuril.

KPU Sukoharjo Sebut Lampaui Target Jumlah Pemilih di Pilkada Sukoharjo 2020

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, menyebut jumlah pemilih pada Pilkada Sukoharjo 2020 melampaui target.

KPU RI menargetkan jumlah pemilih pada Pilkada Sukoharjo sebesar 77,5 persen dari jumlah DPT sebanyak 660.487 pemilih.

"Jalau dilihat dari informasi yang masuk dari hasil quickcount oleh sejumlah pihak, (pemilih) sudah hampir 80 persen," katanya, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Hasil Perhitungan Versi Desk Pilkada Klaten Klaim Paslon MULYO Menang, Begini Tanggapan Timses

Baca juga: Hasil Pilkada Sukoharjo : Joko-Wiwaha Menang Telak di TPS Masing-masing

Namun untuk kepastian jumlah pemilih, pihaknya masih menunggu hasil rekapitulasi dari rapat pleno.

"Insya allah tercapai 80 persen," ucapnya.

"Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya," tambahnya.

Saat ini, tahapan Pilkada dalam rekapitulasi ditingkat PPK, yang dijadwalkan Kamis-Senin (10-14/12/2020).

"Untuk rekapitulasi tingkat Kabupaten akan dilakukan pada tanggal 13-17 Desember 2020," terangnya.

Update Sirekap

Hasil Sirekap di KPU Sukoharjo sudah mencapai 61,75 persen atau 1.096 dari 1.775 TPS pada pukul 20.04 WIB, Kamis (10/12/2020).

Dari hasil data tersebut, Paslon nomor urut 01 Etik Suryani - Agus Santosa (EA), unggul sementara dalam perolehan suara.

EA meraup 161.329 suara atau 52,4 persen.

Sementara pesaingnya, Paslon nomor urut 02 Joko Santosa - Wiwaha Aji Santosa (Joswi) meraup 146.596 suara atau 47,6 persen.

Dari sebaran suaranya, EA unggul di Kecamatan Weru, Bulu, Tawangsari, Polokarto, Sukoharjo, Grogol, Baki, dan Gatak.

Sementara Joswi unggul di Kecamatan Nguter, Bendosari, dan Mojolaban.

Hasil Sirekap ini dapat diakses di www.pilkada2020.kpu.go.id.

Data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara adalah data yang hasil foto formulir Model C.Hasil-KWK yang dikirim oleh KPPS melalui Sirekap.

Apabila terdapat kekeliruan data pada formulir Model C.Hasil-KWK, akan dilakukan perbaikan pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi di tingkat Kecamatan.

Apabila terdapat perbedaan data yang terbaca oleh Sirekap dengan data yang tertulis pada Formulir C.

Hasil-KWK, akan dilakukan koreksi pada Sirekap Web Tingkat Kecamatan.

Data yang ditampilkan pada menu Hitung Suara bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara.

Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam Rapat Pleno terbuka. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved