Breaking News:

Pria Ini Tipu Orang dengan Ngaku sebagai Penasehat Spiritual Jokowi: Modusnya Beri Bantuan Gaib

Gara-gara mengaku sebagai penasehat spiritual Jokowi, Sumaryono, pria asal Kabupaten Nganjuk, diamankan Satreskrim Polres Kediri.

Editor: Hanang Yuwono
SURYA.CO.ID/Farid Mukarrom
Sumaryono, warga Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Baron, Nganjuk saat diamankan oleh Jajaran Polres Kediri bersama barang bukti. 

TRIBUNSOLO.COM -- Gara-gara mengaku sebagai penasehat spiritual Jokowi, Sumaryono, pria asal Kabupaten Nganjuk, diamankan Satreskrim Polres Kediri.

Sumaryono diduga melakukan penipuan dengan mengaku sebagai penasihat spiritual di istana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sumaryono warga Dusun Kandangan, Desa Kedungrejo, Baron, Nganjuk, diamankan oleh jajaran Polres Kediri berawal dari saat dirinya mendatangi seorang warga di kawasan Kebun Ngrangkah Sepawon, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri pada 29 Desember 2020.

Baca juga: Jasad Captain Afwan dan Bocah Berbaju Minnie Mouse Belum Ditemukan, Begini Ungkapan Pilu Keluarga

Baca juga: Disorot Ganjar Pranowo soal Ketersediaan Bed ICU, Pemkab Sragen Janji Tambah 10 Bed untuk Covid-19

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Gilang Akbar saat dikonfirmasi menuturkan, bahwa pelaku awalnya meminta izin melakukan syuting di tempat itu untuk konten media sosial.

"Pelaku mengaku sebagai penasihat spiritual yang biasa praktik di Istana Presiden."

"Kepada korban, dia juga akan melakukan syuting konten sosmed di lokasi sekaligus menawarkan bantuan gaib," ucapnya Jumat (22/1/2021).

Selain itu, pelaku berusaha meyakinkan korban dengan menceritakan banyak hal mulai Pilkada Kabupaten Kediri hingga bisa meniadakan penambang pasir ilegal di daerah perkebunan dengan cara gaib.

"Akan tetapi pelaku ujungnya meminta korban untuk menyerahkan mahar senilai Rp 90 juta dengan modus untuk membeli minyak apel jin."

"Selain itu pelaku juga meminta uang Rp 360 juta untuk membeli kaca benggala dan Rp 3 juta untuk membeli kayu tombak"

"Sehingga total uang yang harus dibayarkan DA mencapai Rp 453 juta," jelas AKP Gilang Akbar.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved