Berita Sukoharjo Terbaru

Wacana Perpanjangan Masa PSBB Mengemuka, Pemkab Sukoharjo Ogah Buru-Buru, Pilih Tunggu Surat Resmi

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo memilih menunggu surat resmi terkait perpanjangan masa PPKM atau PSBB selama dua pekan.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi : Petugas gabungan dari Polisi, TNI, dan Dishub DKI Jakarta melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas di Jalan Proklamasi Jakarta dalam rangka penegakan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Sabtu (11/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat terkait perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) atau PSBB. 

Menurut PJ Sekda Sukoharjo, Budi Santosa, pihaknya belum menerima surat resmi terkait PSBB jilid II. 

PSBB jilid I dimulai pada Senin (11/1), dan akan berakhir Senin (25/1/) mendatang. 

Namun, Presiden Joko Widodo dalam (Jokowi) rapat kabinet yang diumumkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, akan memperpanjang PSBB selama dua minggu. 

"Pada prinsipnya kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Karena terkait perpanjangan PSBB kami baru mengetahui lewat media," kata Budi, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Wacana Perpanjangan PSBB Jawa Bali, Bupati Sragen Yuni : Aturan Harus Sama, Biar Tidak Ada yang Iri

Baca juga: PSBB Jawa - Bali Akan Diperpanjang 2 Pekan, Ini Respon Bupati Klaten Sri Mulyani  

Budi mengatakan, Pemkab Sukoharjo akan melaksanakan perintah dari pemerintah pusat, bilamana PSBB harus diperpanjang.

Sebab angka Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo saat ini masih cukup tinggi. 

Kendati demikian, pihaknya terus melakukan evaluasi terkait jalannya PSBB di Kabupaten Sukoharjo

"Selama 10 hari PSBB berjalan, kami telah melakukan evaluasi, baik harian maupun mingguan," kata dia. 

"Kalau dilihat dari segi kepatuhan, masyarakat Sukoharjo khususnya para pedagang kuliner malam kesadarannya sudah tinggi, sudah bagus," jelasnya. 

Terkait dengan kasus harian yang masih cukup tinggi, Budi menuturkan kasus yang ditemukan di minggu pertama PSBB berasal dari hasil pemeriksaan sebelum PSBB dilakukan. 

"Hasil tracing dan traking yang belum dites, maupun yang masih menunggu hasil tesnya masih cukup banyak. Sehingga penurunannya belum terlihat," tandasnya. 

Aturan Harus Sama

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved