Breaking News:

Penanganan Covid

MUI Siap Bertanggung Jawab di Hadapan Allah soal Kehalalan Vaksin Covid-19: Kami Bukan Sok-sokan

Selain itu sebelum mengeluarkan fatwa halal, pihak fatwa MUI juga menerima dokumen kehalalan dari produsen vaksin Covid-19 Sinovac, Tiongkok, China.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi label halal dari MUI. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Masih banyak masyarakat yang mempertanyakan kehalalan vaksin Covid-19, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Cholil Nafis  siap mempertanggungjawabkan.

MUI juga tak henti mengajak masyarakat turut mensukseskan program vaksinasi Covid-19.

Ia berharap, masyarakat berpartisipasi aktif untuk menjadi penerima vaksin virus corona.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Sebut Vaksin Bukan Obat Covid-19, Tujuannya Herd Immunity

Baca juga: Jadi Penerima Vaksin Covid-19 Pertama di Wonogiri, Bupati Joko Sutopo Acungkan Jempol 

MUI ujarnya, sangat bertanggungjawab dalam mengeluarkan fatwa halal dan suci untuk virus Covid-19 Sinovac.

Hal itu disampaikannya dalam webinar Kemenhub RI "Mengapa Perlu Vaksinasi Covid-19", Selasa (26/1/2021).

Dalam mengeluarkan fatwa MUI, tim auditor MUI telah menuntaskan pelaksanaan audit lapangan terhadap vaksin Covid-19 produksi perusahan Sinovac.

Audit lapangan itu telah dilakukan di perusahaan Sinovac di Beijing dan Biofarma di Bandung.

Muhammad Cholil Nafis
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Cholil Nafis mengajak masyarakat turut mensukseskan program vaksinasi Covid-19.

Selain itu sebelum mengeluarkan fatwa halal, pihak fatwa MUI juga menerima dokumen kehalalan dari produsen vaksin Covid-19 Sinovac, Tiongkok, China.

"MUI dihadapan hukum dan Allah serta seluruh masyarakat bertanggung jawab untuk menyatakan suci dan halal tentang vaksin ini," kata Cholil Nafis.

Cholil menegaskan, MUI tidak sembarangan dan berhati-hati dalam mengeluarkan fatwa.

"MUI eggak mau masuk neraka gara-gara mengeluarkan fatwa ini. Kami bukan sok-sokan, kami tidak akan mau dipengaruhi dengan cara apapun. Kita ini tidak sembrono dalam berfatwa itu," ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved