Breaking News:

Penanganan Covid

Terkuak Alasan Jokowi Anti Terapkan Lockdown, Menkes: Khawatir Nanti Seperti Perang Amerika-Vietnam

Menkes memperkirakan, jika Indonesia menerapkan lockdown keadaan akan seperti Vietnam saat diinvasi Amerika Serikat.

KOMPAS.COM/ANDI HARTIK
Presiden Joko Widodo saat hadir secara virtual dalam Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya (UB), Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNSOLO.COM, YOGYAKARTA - Presiden Joko Widodo memilih tidak menerapkan lockdown dalam penanganan Covid-19 di Indonesia/

Sebagai gantinya, ia pilih menggagas diberlakukannya karantina wilayah di tingkat RT/RW.

Hal itu dinilai tepat oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga: Jangan Sepelekan Covid-19, IDI Ungkap Fakta Indonesia Masuk 3 Besar Dunia soal Kematian Tenaga Medis

Baca juga: Berawal dari 1 Pegawai Demam,Satgas Covid-19 Sleman Temukan 55 Orang di Biara St Anna Positif Corona

Menkes memperkirakan, jika Indonesia menerapkan lockdown keadaan akan seperti Vietnam saat diinvasi Amerika Serikat.

"Pak Presiden kasih saran ke saya, ini kalau lockdown ekonomi akan jatuh sekali. Itu kalau lockdown kayak perang Amerika-Vietnam, (tapi) kita tidak tahu perang musuh ada di mana," kata Budi Gunadi, saat jumpa pers di Grha Sabha Pramana UGM, Kamis (28/1/2020).

Selain itu, Budi Gunadi merasa lockdown dalam skala besar bisa dihindari, asalkan titik penyebaran Covid-19 diketahui. Dia pun setuju dengan usulan karantina di lingkup RT dan RW.

Namun, menurutnya hal tersebut membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sampai ke level terkecil.

Dengan menerapkan karantina di tingkat terkecil, menurut Budi, dapat mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

"Nah, sangat setuju dan tepat memang itu membutuhkan partisipasi aktif sampai ke level paling kecil. Nah itu PR yang diberikan, jadi kerjaan saya akan cepat," kata dia.

Saat vaksinasi dilakukan dia mengajak rumah sakit supaya dapat memberdayakan Puskesmas sekitar.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved