Breaking News:

Cerita Dibalik Pengantin Pria Menangis di Momen Bahagia, Sedih Tak Ada Tamu Undangan yang Datang

Pengantian pria tampak menangis saat tahu tidak ada tamu undangan yang datang ke pesta pernikahannya.

(Douyin)
Pengantin pria menangis sesenggukan kecewa pernikahannya sepi tamu 

TRIBUNSOLO.COM - Seorang pengantin pria menangis di hari pernikahannya viral di media sosial.

Bukan tanpa alasan, pria ini menangis lantaran tidak ada tamu undangan yang datang ke pesta pernikahannya.

Sehingga membuat pria ini sedih karena tidak bisa mewujudkan impian si mempelai wanita.

Pengantin pria yang diidentifikasi bernama Tuan Li menangis dengan istrinya, Shi, harus menenangkannya. Li menangis dan meminta maaf karena tidak ada keluarga dan teman-teman mereka yang datang ke resepsi, buntut pemberlakuan Covid-19 yang dilakukan pemerintah China.(Screengrab Douyin via Daily Mail)
Pengantin pria yang diidentifikasi bernama Tuan Li menangis dengan istrinya, Shi, harus menenangkannya. Li menangis dan meminta maaf karena tidak ada keluarga dan teman-teman mereka yang datang ke resepsi, buntut pemberlakuan Covid-19 yang dilakukan pemerintah China.(Screengrab Douyin via Daily Mail) ()

Baca juga: Ririn Ekawati dan Ibnu Jamil Resmi Nikah Hari Ini, Intip Foto Pernikahan & Simak Perjalanan Cintanya

Baca juga: Pengantin di Karanganyar Gigit Jari, Pernikahan Dibubarkan, Gegara Nekat Ada Kursi & Siapkan Makanan

Baca juga: Pernikahan Indah Permatasari Direstui Sang Ayah, Kini Sang Ibunda Ungkap Rasa Kecewa Pada Suaminya

Dalam video yang viral di media sosial setempat, nampak laki-laki itu menyeka air mata sembari ditenangkan pasangannya.

Si lelaki nampak begitu sedih dan kecewa karena tidak bisa memberikan pesta pernikahan sesuai dengan impian si mempelai wanita.

Pasangan dari Provinsi Hebei itu mengikat janji suci tanpa dihadiri keluarga dan teman, buntut pembatasan demi menangkal Covid-19.

Provinsi di utara China itu dilaporkan menjadi klaster terbaru virus corona di sana dalam beberapa pekan terakhir.

Sejak 8 Januari, tiga kota di Hebei, termasuk ibu kota Shijiazhuang yang berpopulasi 11 juta jiwa terkena lockdown.

Dilansir Daily Mail 19 Januari, setiap warga dilarang untuk meninggalkan rumah mereka kecuali untuk keperluan yang mendesak.

Pemerintah setempat juga membangun fasilitas karantina berukuran besar, untuk menampung ribuan saspek penderita Covid-19.

Ilustrasi pernikahan.
Ilustrasi pernikahan. (KOMPAS.com)
Halaman
12
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved