Breaking News:

Haru Biru Pemakaman Riyanto, Pesilat Korban Sriwijaya Air SJ182, Keluarga Besar Pagar Nusa Berduka

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Gus Nabil, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Riyanto, korban Sriwijaya Air SJ182 asal Sragen

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Para pesilat mengangkat peti mati jenazah Riyanto dan Suyanto, warga Sragen yang menjadi korban tragedi kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182, Minggu (31/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Aji Bramastra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen, alias Gus Nabil, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Riyanto, korban tragedi Sriwijaya Air SJ182 asal Sragen.

Menurut Gus Nabil, keluarga Pagar Nusa merasa kehilangan dengan sosok Riyanto.

Baca juga: Haru, Pemakaman Korban Sriwijaya Air SJ182 di Sragen, Keranda Mayat Diangkat Ratusan Pesilat

"Kami mengucapkan duka cita mendalam kepada keluarga Riyanto, anggota Pagar Nusa dengan nomor KTA 86142408000055. Semoga almarum khusnul khotimah," ujar Gus Nabil, kepada TribunSolo.com, Minggu (31/1/2021). 

Ketua Umum Jawi, Gus Nabil Haroen.
Ketua Umum Jawi, Gus Nabil Haroen. (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Riyanto diketahui berlatih anggota Pagar Nusa sejak 2008.

Selang setahun berikutnya, atau di tahun 2009 Riyanto resmi menjadi anggota Pagar Nusa hingga akhir hayatnya.

Menurut Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sragen, Sriyanto, mendiang berada pada sabuk badge putih atau santri.

Sebagai pesilat Pagar Nusa tulen, PCNU Sragen mengaku kehilangan dengan sosok yang dikenal humoris itu.

"Almarhum berkelakuan baik dengan teman teman Pagar Nusa dan warga NU lainnya dan suka membantu kegiatan kemasyarakatan maupun keagamaan," paparnya.

"Beliau juga dikenal humoris," imbuhnya.

Halaman
1234
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved