Breaking News:

Berita Persis Solo

Nasib Asisten Pelatih Persis Solo Buntut Kompetisi Mandek: Rela Jadi Kuli Bangunan dan Jualan Soto

Sebuah pepatah lama tentang berputarnya roda hidup agaknya berlaku bagi Asisten Pelatih Persis Solo, Choirul Huda.

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Asisten Pelatih Persis Solo M Choirul Huda 

Ia selalu ingin mengambil sisi positif dari diturunkannya sebuah musibah.

Selain mempunyai waktu lebih untuk keluarganya, Coach Choirul juga mengaku bersyukur dapat kesempatan menemani Ibu mertuanya di rumah sakit.

Update Corona Jateng per 3 April: Total 18 Pasien Meninggal, Jumlah ODP Melonjak Tajam

Ia bersyukur selalu ada di samping orang yang dicintainya itu saat masa kritis sampai wafat.

"Saat kami mendapatkan libur di hari pertama itu, mertua saya sedang sakit di rumah sakit dan kondisinya kritis," ungkapnya.

"Tanggal 24 sore, mertua saya wafat, saya diberi kesempatan oleh Allah untuk menemaninya, saat kondisnya sakit sampai wafatnya beliau," tuturnya.

Corona di Solo Kembali Menggeliat, 7 Kelurahan Ini Masih Nihil Kasus Covid-19, Ini Datanya

Sebelumnya, PSSI selaku badan Liga yang menaungi Liga 1 maupun Liga 2, memperpanjang masa rehat kompetisi sampai 29 Mei 2020 mendatang akibat pandemi corona di Indonesia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved