Breaking News:

Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Berkedok INFO KOS, Pelaku Pakai Kode 'Doraemon, Nobita dan Shizuka'

Subdit Cyber Dirkrimsus Polda Jatim membongkar kasus dugaan prostitusi di Kecamatan Kranggan, Mojokerto.

Editor: Hanang Yuwono
TribunJatim.com, Samsul Arifin
Tersangka kasus dugaan prostitusi online di Surabaya. 

Dalam kasus ini, polisi menangkap dua orang pelaku mucikari yang merupakan pasangan suami istri.

"Dua tersangka mucikari adalah pasangan suami istri berinisial TFA (25) dan AW (22)," ujar Kepala Satreskrim Polres Kepulauan Meranti AKP Prihadi Tri Saputra dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Polisi Tangkap Artis Berinisial TA di Kamar Hotel Kawasan Bandung, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Baca juga: Sosok Artis TA yang Ditangkap Terkait Prostitusi, Polisi : Dikenal Sebagai Artis, Selebgram, Model

Menurut Prihadi, seorang anak yang dikorbankan dalam prostitusi online itu turut diamankan untuk dimintai keterangan.

Korban tersebut berusia 13 tahun yang sudah putus sekolah.

Prihadi menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut bermula saat anggota Satreskrim Polres Kepulauan Meranti mendapat informasi tentang adanya praktik prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur.

"Dalam praktik prostitusi online ini, tersangka berkomunikasi kepada para pelanggannya melalui aplikasi MiChat," kata Prihadi.

Pada Senin (25/1/2021), sekitar pukul 23.00 WIB, petugas menyamar sebagai pelanggan untuk menangkap tersangka.

Petugas berkomunikasi lewat aplikasi MiChat dan berpura-pura sebagai pelanggan.

Lalu, pelaku meminta uang untuk sekali kencan.

"Kedua tersangka kita tangkap di sebuah hotel di Jalan Pembangunan II, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kepulauan Meranti. Saat itu, tersangka membawa seorang orang anak di bawah umur yang dijadikan untuk melayani pelanggan," kata Prihadi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tersangka mucikari adalah suami dan istri warga Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti.

Dalam melancarkan kejahatannya, TFA dibantu oleh istrinya, AW.

Prostitusi online itu sudah dijalankan sejak satu tahun terakhir oleh keduanya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 76 F jo Pasal 83 jo Pasal 76I jo Pasal 88 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Lalu, pasangan suami istri itu juga dikenakan Pasal 2 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

"Saat ini pelaku dan korban sudah kita amankan di Mapolres Kepulauan Meranti untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Prihadi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Prostitusi Online yang Libatkan Anak Terungkap, Pelakunya Suami Istri

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Gunakan Kode 'Doraemon dan Nobita', Om Kos Sediakan Layanan Prostitusi, Korban di Bawah Umur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved