Breaking News:

Proyek Tol Solo Jogja

Terdampak Tol Solo - Jogja, Ganti Rugi 6,3 Hektare Tanah Desa Sidoharjo Klaten Capai Rp 57 Miliar 

Uang ganti rugi puluhan bidang tanah terdampak proyek jalan tol Solo - Yogyakarta di Desa Sidoharjo, Kabupaten Klaten cair.

TribunSolo.com / Ilham Oktafian
Ilustrasi Jalan Tol 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Uang ganti rugi (UGT) puluhan bidang tanah terdampak proyek jalan tol Solo - Yogyakarta di Desa Sidoharjo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten memasuki masa pencairan, Selasa (2/2/2021).

Pencairan tersebut dilakukan di Balai Desa Sidoharjo sekira pukul 09.00 WIB. 

Staf Pejabat Pembuat Komitmen PPK Satker Pelaksana Jalan Tol Yogyakarta-Solo, Christian Nugroho mengatakan bidang tanah yang terdampak yang sudah menerima UGT sekitar 85 buah. 

"Hari ini,  85 bidang tanah yang terdampak proyek Jalan Tol Solo-Jogja di Desa Sidoharjo memasuki penerimaan uang ganti rugi," kata Christian kepada TribunSolo.com, Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Ada Warga Protes hingga Kirim Surat ke Presiden, Ini Pembelaan Pengelola Proyek Jalan Tol Solo-Jogja

Baca juga: Cerita Warga Sleman Punya Tanah di Klaten Kirim Surat ke Presiden : Protes Ganti Rugi Tol Solo-Jogja

Christian mengatakan dari total 85 bidang, total luas dari keseluruhan bidang tersebut sekitar 63.565 meter persegi.

Kemudian Christian mengatakan dari LMAN telah menganggarkan 85 bidang tersebut senilai Rp 57.482.778.300,00.

"UGT yang dibayarkan untuk 63 ribu meter persegi terdiri dari 85 bidang tanah sekitar Rp 57 miliar," tuturnya. 

Masih Dimusyawarahkan

Sebelumnya, proyek Jalan Tol Solo-Jogja di Kabupaten Boyolali kini memasuki wilayah Desa Sambon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.

Halaman
1234
Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved