Breaking News:

Niat Ungkap Dugaan Kudeta Demokrat, AHY Malah Dibanding-bandingkan dengan SBY, Dua Kegagalan Disorot

Muhammad Qodari menyebut ada beberapa alasan yang membuat upaya pengambilahihan kepemimpinan di Partai Demokrat.

Editor: Hanang Yuwono
Instagram/agusyudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono mencium kening putranya, Agus Harimurti Yudhoyono. 

TRIBUNSOLO.COM - Pengamat politik Muhammad Qodari turut ikut berkomentar soal tudingan terhadap kudeta Partai Demokrat yang dilancarkan Agus Harimurti Yudhoyono.

Muhammad Qodari menyebut ada beberapa alasan yang membuat upaya pengambilahihan kepemimpinan di Partai Demokrat.

Menurutnya, hal itu terjadi karena ketidakpercayaan beberapa kader terhadap kepemimpinan AHY.

Partai Demokrat Digoyang Isu Kudeta, DPC Demokrat Sragen Solid Dukung AHY

Partai Demokrat Solo Raya Sebut Pihak Eksternal yang Ingin Kudeta Berinisial M

Terlebih adanya perbedaan sosok AHY dengan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Direktur Eksekutif Indo Barometer ini mengatakan, popularitas AHY berbeda jauh dengan SBY.

Padahal, AHY merupakan sosok yang disiapkan oleh SBY.

Tetapi dalam pencapaian dan popularitasnya, masih kalah jauh dari ayahnya.

"Memang AHY muncul suaranya di survey, tapi kan angkanya jauh jika dibandingkan dengan SBY," katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (3/2/2021).

Popularitas SBY, kata Qodari, cukup tinggi pada tahun 2002-2004.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pesan kepada rakyat Indonesia dalam peringatan HUT Ke-75 RI.
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pesan kepada rakyat Indonesia dalam peringatan HUT Ke-75 RI. (Istimewa)

Sehingga, pada saat itu, SBY dapat membawa Partai Demokrat menjadi pemenang pilpres.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved