Satu Keluarga Tewas di Baki

Rentetan Kesadisan Henry Taryatmo hingga Divonis Hukuman Mati: Bercak Darah Jadi Bukti Kekejiannya

Inilah bukti kesadisan Henry Taryatmo (41) hingga ia divonis hukuman mati. Hakim menimbang bercak darah yang dianggap sebagai wujud kekejiannya.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Hanang Yuwono
KOLASE TRIBUNSOLO.COM
Rentetan kesadisan Henry Taryatmo, pelaku pembunuhan 1 keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Kini pelaku divonis hukuman mati, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Inilah bukti kesadisan Henry Taryatmo (41) hingga ia divonis hukuman mati oleh hakim.

Diberitakan TribunSolo.com sebelumnya, pelaku pembantaian suami, istri dan dua anak di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo divonis hukuman mati, Senin (15/2/2021).

Vonis untuk Henry Taryatmo diputuskan Majelis Hakim pukul 17.00 WIB saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo yang dimulai pukul 15.00 WIB.

Baca juga: BREAKING NEWS : Jagal 4 Nyawa dengan Korban Satu Keluarga di Baki Sukoharjo, Divonis Hukuman Mati

Baca juga: Kasus Pembunuhan Tukang Sayur di Banten : Pelaku Terungkap dari Sandal yang Tertinggal, Ini Motifnya

Adapun sidang putusan yang dihadiri keluarga korban, dilakukan dengan online atau virtual sehingga pelaku hanya tampak dalam layar.

Pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) memperagakan aksi bengisnya menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020).
Pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) memperagakan aksi bengisnya menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020). (TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso)

Majelis hakim telah memutuskan pelaku dijatuhi hukuman mati atas perbuatan hukum yang dilakukannya.

Saat itu ada empat orang yang dihabisi Henry Taryatmo (41) dengan mengerikan yakni suami istri Suranto (43) dan Sri Handayani (36) serta RRI (10) anak kelas 5 SD dan DAH (6) yang masih TK, Jumat (22/8/2020).

Pejabat Humas Pengadilan Negeri Sukoharjo, Saiman mengatakan putusan tersebut dijatuhkan berdasarkan fakta-fakta hukum.

Itu didasarkan keterangan 6 saksi dan seorang ahli kimia, biologi, dan forensik Polda Jawa Tengah. 

"Tidak diragukan lagi dalam proses persidangan terdapat bercak darah yang menguatkan kesadisan terdakwa," ucap dia. 

"Terdakwa divonis hukuman mati," jelasnya menekankan.

Apa saja kesadisan Henry hingga ia dijatuhi vonis hukuman mati? Simak dalam artikel berikut ini:

Pertama: Tusuk Handayani Pakai Pisau Dapur

Sebelumnya, istri korban Suranto (43), Sri Handayani (36) sempat berteriak 'Ya Allah' dan memegangi dadanya saat ditusuk bagian ulu hati oleh pelaku Henry Taryatmo (41).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved