Satu Keluarga Tewas di Baki

Tok! Siang Ini PN Sukoharjo Gelar Sidang Putusan Henry Taryatmo, Pembantai Satu Keluarga di Baki

Jika tidak ada aral melintang, pelaku pembantaian di Kecamatan Baki Henry Taryatmo akan menerima putusan, siang ini Senin (15/2/2021).

TribunSolo.com/Agil Tri
Penampakan pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) yang menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020) dan rumah satu keluarga yang dibunuh mengenaskan di Dukuh Slemben RT 01 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (22/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jika tidak ada aral melintang, pelaku pembantaian di Kecamatan Baki Henry Taryatmo akan menerima putusan, siang ini Senin (15/2/2021).

Adapun pembacaan putusan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo.

Kuasa hukum keluarga, Suparno mengatakan, keluarga korban bakal hadir menyaksikan pembacaan putusan tersebut.

"Sidang pembacaan putusan hakim siang ini, keluarga akan hadir," katanya kepada TribunSolo.com.

Sebelumnya, pelaku pembantaian satu keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dituntut hukuman mati.

Adapun tuntutan itu sesauai keputusan dalam proses persidangan yang kembali dilanjutkan, Senin (1/2/2021).

Sidang itu menghadirkan terdakwa Henry Taryatmo sebagai pelaku pembantaian.

Agenda sidang sendiri memasuki pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dilakukan secara virtual yang sedianya dijadwalkan dua pekan yang lalu.

Baca juga: Kesaksian Pelaku yang Menembaki Mobil Bos Tekstil Solo : Saya Itu Antara Sadar Gak Sadar

Baca juga: Terungkap, Sadisnya Pembantaian Anjing untuk Kuliner di Solo Raya : Anjing Dibakar Pakai Obor Las

Dalam tuntutannya, JPU meminta terdakwa dihukum mati, karena memenuhi unsur pasal 340 KUHP.

Hal ini sesuai keinginan pihak keluarga korban, yang sedari awal menginginkam pelaku dihukum mati.

Suparno mengaku senang atas tuntutan yang dibacakan JPU.

"Dalam pembacaan tuntutan pada sidang tadi, sesuai dengan harapan kami. Pelaku dihukum mati," kata dia kepada TribunSolo.com.

Suparno menjelaskan, fakta-fakta adanya motif pembunuhan berencana ini diantara bahwa terdakwa pada saat mengembalikan mobil dan uang sewa mobil.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved