Breaking News:

Satu Keluarga Tewas di Baki

Meski Kosong, Rumah Tragedi Sekeluarga Tewas di Baki Dipakai Pengajian, Termasuk Peringatan 100 Hari

Rumah korban pembunuhan satu keluarga yang berada di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo tetap dipakai menggelar pengajian.

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Agil Tri
Kondisi dalam rumah korban pembunuhan 1 keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (16/2/2021). 

Saat peringatan 100 hari kematian keluarga Suranto, juga dilakukan pengajian di rumah tersebut. 

"Terakhir itu pengajian pas 100 harian. Pokoknya acara pengajian selalu diadakan di rumah itu," tambahnya.

Tampak Terawat

Sebelumnya, sudah hampir enam bulan berlalu, sejak peristiwa berdarah di rumah Suranto (43) di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo.

Ya, keluarga Suranto menjadi korban pembunuhan keji yang dilakukan mitra bisnis korban Henry Taryatmo (41).

Suranto, beserta Istrinya Sri Handayani (36), dan dua anaknya berinisial RRI (10) anak kelas 5 SD dan DAH (6) yang masih duduk di TK, tewas di tangan Henry Taryarmo pada Jumat (22/8/2020) silam.

Sejak peristiwa itu hingga saat ini, nampak rumah tersebut dalam keadaan sepi tak berpenghuni.

Meski dibiarkan kosong, rumah itu dalam kondisi yang cukup terawat dan bersih.

Baca juga: Fakta Baru, Jagal 1 Keluarga di Baki Pakai Uang Korban untuk Bayar Wanita Penghibur, Habis Rp 2 Juta

Baca juga: 4 FAKTA Vonis Mati Jagal 4 Orang di Baki Sukoharjo : Pelaku Simak via Virtual hingga Reaksi Keluarga

Menurut keterangan warga sekitar, Yani (53), rumah tersebut selalu dibersihkan oleh anggota keluarga besar korban.

"Tiap hari dibersihkan. Biasanya yang membersihkan pak Marno, kakaknya Suranto," kata dia, Selasa (16/2/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved