Breaking News:

Mulai Maret Bank Indonesia Luncurkan Kebijakan DP Kendaraan 0 Persen, Simak Ketentuannnya

Kabar gembura bagi para warga Indoesia yang menghajatkan pembelian kendaraan bermotro, akan dispensasi dalam pembayaran uang muka kredit

TRIBUNNEWS.COM
Logo Bank Indonesia (BI) di kantor BI di Jakarta. 

TRIBUNSOLO.COM - Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia yang menghajatkan pembelian kendaraan bermotor.

Mulai Bulan Maret hingga 31 Desember 2021, Bank Indonesia (BI) melonggarkan ketentuan uang muka kredit alias down payment (DP) menjadi paling sedikit 0 persen untuk pembelian sepeda motor dan mobil baru.

DP 0 persen untuk pembelian motor maupun mobil ini berlaku untuk kendaraan berbahan bakar BBM maupun listrik.

Baca juga: Tak Hanya WNI, WNA Boleh Miliki Uang Rp 75 Ribu Edisi Kemerdekaan? Ini Kata Bank Indonesia

Baca juga: Temuan Upal di Solo Diklaim Menurun, Bank Indonesia Tetap Gencar Sosialisasi Kenali Keaslian Uang

Tipe kendaraan yang mendapat ketentuan ini adalah kendaraan roda dua, kendaraan roda tiga/lebih non produktif, dan kendaraan roda tiga/lebih produktif.

Namun perlu diketahui, tidak semua industri mendapat ketentuan DP 0 persen ini.

Bank Indonesia mengatur, hanya industri bank/pembiayaan dengan rasio kredit macet (NPL/NPF) kurang dari 5 persen secara bruto saja yang bisa memberikan relaksasi DP 0 persen.

Rasio KKB/PKB bermasalah industri bank/pembiayaan itu pun harus kurang dari 5 persen secara neto.

Artinya, DP 0 persen hanya diperbolehkan bagi industri yang sehat dari segi rasio kredit macet.

Meski demikian, ketentuan DP bagi industri bank/pembiayaan yang memiliki rasio kredit di atas 5 persen juga dilonggarkan walau tidak murni 0 persen.

Bagi kendaraan roda dua dan roda tiga/lebih non-produktif, DP dilonggarkan menjadi hanya 10 persen.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved