Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Bocah SD Asal Sragen Diduga Jadi Korban Malpraktik, Kini Harus Relakan Tangan Kanannya Diamputasi

Tangan kanan Fauzi terpaksa diamputasi karena diduga jadi korban malpraktek oleh seorang terapis di Kecamatan Gesi.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi rumah sakit 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Muhammad Fauzi (5) bocah asal Dukuh Karanganom RT 6, Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen harus rela kehilangan tangan kanannya.

Tangan kanan Fauzi terpaksa diamputasi karena diduga jadi korban malpraktek oleh seorang terapis di tempat pengobatan alternatif di Kecamatan Gesi.

Saat ditemui TribunSolo.com di rumahnya, sang anak tidak ada di rumah, sebab masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Ortopedi Dr. Soeharso Solo.

Anggota keluarga korban, Warji (36) menjelaskan, pada Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, Fauzi pulang ke rumah dan keadaan tangannya sudah bengkok.

"Dia sempat bilang ke neneknya kalau tangan kanannya patah," tuturnya, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Sheila Dara Kecelakaan hingga Alami Patah Tulang, Vidi Aldiano Jenguk dan Kabarkan Kondisinya Baik

Baca juga: Nasib Bocah yang Terbawa Layangan Lalu Jatuh dari Ketinggian Belasan Meter, Alami Patah Tulang

Pada hari itu juga, anak langsung dibawa ke seorang terapis yang disebut-sebut bisa menyembuhkan patah tulang.

"Karena saat itu kami panik dan bingung mau dibawa berobat kemana, ya sudah kami bawa ke sana," katanya.

Di tempat tersebut, tangan kanan Fauzi dipijat oleh sang terapis.

"Setelah dipijat, dia diberi minyak untuk diurut dan diperban tangannya," ujarnya

Halaman
12
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved