Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Sudah Bosan di Rumah? Sabar, Pemkot Solo Optimistis Agustus Bisa Tatap Muka di Sekolah

Dalam catatan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Solo Ahyani, semenjak diterapkan PPKM angka tambahan covid-19 berada dibawah 100 kasus.

TribunSolo.com/Adi Surya
ILUSTRASI : Para siswa SMP Negeri 4 Solo menunggu giliran uji rapid test di depan ruang serba guna sekolah, Senin (2/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemkot Solo menilai pemberlakuan PPKM mikro efektif menekan angka Covid-19.

Dalam catatan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Solo Ahyani, semenjak diterapkan PPKM angka tambahan covid-19 berada dibawah 100 kasus.

Bahkan beberapa hari berturut turut hingga 20 Februari 2021 angka penambahan berada di bawah 25 kasus dalam sehari.

"Kalau melihat instruksi Mendagri semua kelurahan tidak masuk zona merah, penambahan (di setiap kelurahan) tidak ada yang lebih dari 10 kasus," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (22/2/2021).

Jika PPKM ditaati masyarakat, Ahyani optimis beberapa bulan ke depan pandemi Covid-19 dapat segera berlalu.

Baca juga: Keluhan Orang Tua di Solo: Anak-anak Boleh Masuk Tempat Wisata, Tapi Tidak Boleh Masuk Sekolah

Baca juga: Kesaksian Keluarga Tertabrak Agra Mas di Sukoharjo : Maut Menjemput Usai Devi Ambil Tugas ke Sekolah

Ahyani mengaku jika angka penurunan covid-19 kian menurun, bukan tak mungkin kegiatan seperti pembelajaran tatap muka dapat kembali dilakukan.

"Mudah-mudahan kalau ini jalan dan tren penurunan berlanjut, Agustus sudah bisa upacara dan bisa pembelajaran tatap muka," ujarnya.

"Kalau melihat trennya, bisa dilakukan dengan catatan masyarakat lebih taat," imbuhnya.

Pemkot Solo sendiri, lanjut Ahyani tengah mengoptimalisi agar tren penurunan kasus covid-19 terus berlanjut.

Halaman
123
Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved