Breaking News:

Heboh Kunjungan Jokowi di Maumere Sebabkan Kerumunan Mirip Habib Rizieq, Begini Pembelaan Istana

Sebab di tengah perang melawan pandemi Covid-10, kunjungan Presiden itu justru mengakibatkan kerumunan warga.

(Sumber: Jayalah.negeriku)
Presiden Jokowi melambaikan tangan pada warga Maumere, NTT yang menyambutnya, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNSOLO.COM -- Ramai jadi perbincangan di media sosial soal kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebab di tengah perang melawan pandemi Covid-10, kunjungan Presiden itu justru mengakibatkan kerumunan warga.

Baca juga: Hasil Penelitian di India: Orang Berkacamata 3 Kali Lebih Aman dari Covid-19, Ternyata Ini Sebabnya

Baca juga: Sah! Peraturan Diteken Jokowi, Kini Karyawan Kontrak Bisa Diperpanjang sampai 5 Tahun

Banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan akibat kunjungan Jokowi di Maumere tersebut.

Mereka tidak menjaga jarak.

Presiden Jokowi melambaikan tangan pada warga Maumere, NTT yang menyambutnya, Selasa (23/2/2021).
Presiden Jokowi melambaikan tangan pada warga Maumere, NTT yang menyambutnya, Selasa (23/2/2021). ((Sumber: Jayalah.negeriku))

Hal tersebut tampak dalam video kunjungan Jokowi di Maumere yang membuat kerumunan warga dan viral di media sosial.

Netizen atau warganet pun membandingkan dengan kasus kerumunan Habib Rizieq.

Berikut komentar netizen di media sosial Twitter terkait kerumunan warga yang disebabkan kunjungan Jokowi ke Maumere:

@ab****ras
Geger!, Beredar Video Kerumunan Warga Saat Jokowi Lempar-Lemparkan Bingkisan, Netizen: Jika Karena Kerumunan HRS Bisa Dipenjara, Kenapa Dilakukan Juga oleh Kepala Negara? Dimana Keadilan?

@aL****ma
Jokowi Membagikan Souvenir Ditengah Kerumunan, ISTANA : Untuk Menghargai Antusiasme Masyarakat Boleh Gitu Melanggar Prokes Pak @mohmahfudmd. Kalau Boleh Bebaskan IB HRS Dong..

@Ke****roDEM
Alasannya spontanitas, dan ada juga pelemparan paket kepada kerumunan massa oleh @jokowi
Di video tampak tak ada prokes, massa tak pakai masker, menunjukan pemda tak berlakukan prokes dan aturan PPKM seperti instruksi pemerintah pusat. Rakyat dihukum, rakyat diminta maklum.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved