Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kronologi Penyitaan Motor Langka di Solo, Berawal Temuan Puluhan STNK dari Tas Warga Laweyan

Dari belasan tersangka yang diamankan, polisi mencurigai seorang pelaku berinisial G warga Kelurahan Laweyan, Kota Solo.

TribunSolo.com/Agil
Motor langka di sebuah bangunan kosong menjadi perhatian warga di Kampung Panularan RT 03/08, Kelurahan Laweyan, Kota Solo, Rabu (24/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi mengamankan sejumlah pelaku kekerasan yang terjadi di Kota Solo beberapa waktu lalu.

Dari belasan tersangka yang diamankan, polisi mencurigai seorang pelaku berinisial G warga Kelurahan Laweyan, Kota Solo. 

Menurut Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, dari hasil penggeledahan, polisi menemukan puluhan STNK dalam tas milik G. 

Baca juga: Teka-teki Puluhan Motor Jadul yang Disita Polisi di Laweyan, Ini Kesaksian Keluarga Pemilik Rumah

Baca juga: Warga Kaget Polisi Grebek Rumah di Laweyan Solo, Isinya Puluhan Motor Jadul Langka Incaran Kolektor

"Ketika kita dalami dari keterangan yang bersangkutan dan yang lain, mereka tidak bisa menjelaskan asal-muasal dan status motor-motor tersebut," katanya.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan rumah kosong yang dijadikan gudang untuk pelaku menyimpan kendaraan tersebut. 

Sehingga, pihak kepolisian akan mendalami lagi asal-usul dari 47 motor itu. 

Apakah motor tersebut terkait dengan tindak pidana atau tidak. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Polresta Solo Sita Puluhan Motor Langka di Laweyan, Ada Yamaha RX-Z hingga RG-R

Dari kasus ini, polisi baru mengamankan satu orang berinisial G. 

"Saat kita dalami lagi, keterangan dari pelaku berbeda-beda terus. Dia bilang motor teman dititipkan, ada yang bilang dikoleksi," jelasnya. 

"Nanti kita dalami terkait dengan dokumen kendaraan dan fisik motor, apakah ada kasus curanmor atau tidak," imbuhnya.

Sebelumnya, sebuah bangunan kosong di Kampung Panularan RT 03/08, Kelurahan Laweyan, Kota Solo, menghebohkan warga sekitar, Rabu (24/2/2021).

Anggota Polresta Solo berdatangan ke bangunan itu, kemudian mengangkut 47 motor jadul langka yang ada di sana.

Baca juga: Warga Kaget Polisi Grebek Rumah di Laweyan Solo, Isinya Puluhan Motor Jadul Langka Incaran Kolektor

Total, ada tiga truk yang digunakan untuk mengangkut motor-motor tersebut.

Menurut kesaksian warga setempat, Widadi, bangunan itu selama ini memang kosong dan tidak ada aktivitas.

"Sudah 1,5 tahun ini kosong, tidak ditinggali," katanya.

"Ini dulu bangunan pernah dibuat kantor usaha, lalu dijual, tapi sampai sekarang kosong," imbuhnya.

Pembeli dari rumah itu tak lain adalah adik dari Widadi sendiri, Mugiyo.

Namun, setelah adiknya itu membeli bangunan tersebut, bangunan rumah itu tidak pernah dipergunakan.

Mengenai motor-motor yang diangkut polisi itu, Widadi mengatakan, motor itu hanya titipan.

Pemiliknya adalah seorang pria berinisial G.

"Dulu G sempat bilang pinjam halaman untuk parkir motornya, katanya cuma satu bulan," ucapnya.

"Tapi molor terus, hingga sudah di sana sekira satu tahun," imbuhnya.

Karena masih bertetangga, Widadi tidak menaru curiga terhadap G.

Dia membiarkan G menitipkan motor-motornya tersebut di rumah milik adiknya.

"Itu motor apa saya tidak tau. Setau saya dia (G) jual beli motor bekas," ucapnya.

Setahu Widadi, G tidak pernah melakukan transaksi dirumah adiknya itu.

"Kalau transaksi di luar. Aktivitas disini setau saya tidak pernah ada," terangnya.

Karena saat pengambilan barang bukti ketua RT dan RW setempat tidak berada di rumah, Widadi kemudian diminta petugas menjadi saksi pengambilan motor tersebut.

Disita Polisi Siang Bolong

Sebuah rumah kosong di Kampung Panularan RT 1/8, Kelurahan Laweyan, Kota Solo, menyedot perhatian warga sekitar, Rabu (24/2/2021).

Rumah kosong itu didatangi puluhan polisi dari Polresta Solo berpakaian dinas lengkap.

Baca juga: Viral Pria Asal Solo Beli Motor Bebek Seharga Rp 125 Juta, Sang Istri Mengira Hanya Rp 10 Jutaan

Saat polisi masuk, apa yang ada di dalam rumah kosong itu membuat warga terperanjat.

Isinya, puluhan motor jadul dengan kondisi cukup baik.

Rata-rata motor itu memang dalam kondisi berdebu.

Motor lawas dan langka yang diamankan Polresta Solo dari rumah di Kecamatan Laweyan untuk ditelusuri asal muasalnya, Rabu (24/2/2021).
Motor lawas dan langka yang diamankan Polresta Solo dari rumah di Kecamatan Laweyan untuk ditelusuri asal muasalnya, Rabu (24/2/2021). (TribunSolo.com/Agil)

Tapi, semua motor itu masih utuh dan standar, alias dalam kondisi lengkap seperti kondisi barunya.

Semua motor itu keluaran lawas.

Tapi, bisa dipastikan semuanya merupakan motor langka incaran kolektor.

Seperti Vespa keluaran lawas, Yamaha F1ZR, Yamaha RX-Z, Suzuki RGR, Suzuki Satria 2 tak, Astrea Grand, dan masih ada sejumlah motor lainnya.

Motor-motor lawas itu pernah berjaya dan menjadi primadona di eranya.

Menurut Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, motor itu disita dari hasil penyelidikan seorang pria berinisial G.

"Saat kami melakukan penggeledahan dirumah tersangka, kami menemukan ada puluhan lembar STNK," kata dia.

"Lalu kami telusuri, dan kami memeriksa beberapa saksi. Mereka memberikan keterangan yang berbeda dan berubah-ubah," jelasnya.

Antisipasi adanya kendaraan yang masuk dalam kasus pencurian sepeda motor (curanmor), puluhan motor itu di situ.

Menurut Ade, motor itu akan dibawa ke Mapolresta Solo untuk lebih didalami lagi asal-muasal motor.

"Ada 74 unit motor yang kita amankan. Nanti kita dalami terkait dengan dokumen kendaraan dan fisik motor," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved