Breaking News:

Gara-gara Ketahuan Nonton Film Porno, Remaja di Korea Utara Diasingkan Bersama Keluarganya di Desa

Ketegasan hukuman di Korea Utara baru-baru ini terungkap saat seorang remaja laki-laki diasingkan bersama keluarganya.

net
Ilustrasi melihat video porno 

Bisa juga penyebar dijatuhi hukuman mati, tergantung pada jumlah materinya.

Namun undang-undang itu tidak mengatur hukuman bagi pelaku remaja.

Sehingga bocah asal Sinuiju itu tidak dihukum kerja pemasyarakatan dan diganti menjadi pengasingan atau pemindahan.

Pasal 34-38 UU tersebut menetapkan denda sebesar 100.000 sampai dengan 200.000 KPW jika pemikiran reaksioner anak terjadi karena pendidikan.

Pasal ini memerintahkan seluruh keluarga untuk pindah ke pedesaan sebagai hukuman bagi orang tua.

Gambar ini diambil pada 14 Januari 2021 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 15 Januari menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberi isyarat dari tribun selama parade militer merayakan Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) di Pyongyang.
Gambar ini diambil pada 14 Januari 2021 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 15 Januari menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberi isyarat dari tribun selama parade militer merayakan Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) di Pyongyang. (KCNA VIA KNS/AFP)

Baca juga: Sederet Fakta Temuan Situs Porno di Buku Pelajaran SMA, Link Disematkan Sejak Tahun 2014

Bagi warga Korut yang tinggal di perkotaan, pengasingan atau pemindahan ke desa merupakan hukuman yang amat berat.

Sebab mereka akan kehilangan basis ekonomi sekaligus mendapat stigma negatif.

Melihat hal ini, beberapa orang pun mempertanyakan hukuman tersebut.

Sejumlah pihak menilai hukuman pengasingan terlalu berat untuk seorang remaja.

"Tindakan keras dan hukuman kemungkinan akan meningkat untuk sementara waktu mengingat 'undang-undang pemikiran anti-reaksioner' masih dalam tahap awal implementasi," kata seorang sumber.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved