Breaking News:

Gara-gara Ketahuan Nonton Film Porno, Remaja di Korea Utara Diasingkan Bersama Keluarganya di Desa

Ketegasan hukuman di Korea Utara baru-baru ini terungkap saat seorang remaja laki-laki diasingkan bersama keluarganya.

net
Ilustrasi melihat video porno 

"Selain itu, Kim Jong Un menyatakan bahwa 'non-sosialisme adalah tumor ganas yang menghalangi persatuan' dan menyatakan 'perjuangan yang lebih intensif melawan fenomena non-sosialis' pada Rapat Pleno Kedua Komite Sentral Kedelapan Partai Buruh pada 8 Februari," tambahnya.

 

Ilustrasi pornograf
Ilustrasi pornograf (Thinkstock/AndreyPopov)

Baca juga: Denise Chariesta Ngamuk Gara-gara Videonya Ada di Akun Porno, Tegaskan Ini ke Warganet

Bahkan, menurut laporan Daily NK, hukuman remaja yang menonton pornografi itu berimbas pada kepala sekolah dimana bocah itu mengenyam pendidikan.

Kepala sekolah harus menanggung hukuman yakni kerja tanpa upah.

Kepala sekolah dihukum karena pasal 34-38 dari undang-undang tersebut menetapkan:

"Hukuman atas tenaga kerja yang tidak dibayar, penurunan pangkat, pemecatan, atau pengunduran diri paksa jika kejahatan pemikiran reaksioner terjadi karena kegagalan untuk mengontrol dan mendidik siswa tentang cara mematuhi hukum."

Beruntung kepala sekolah itu tidak sampai diberhentikan atau dipecat.

Sementara itu, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan menjelaskan dalam sebuah laporan kepada Komite Intelijen Majelis Nasional Korea Selatan pada 16 Februari bahwa Korea Utara memperkuat hukuman dalam 'undang-undang pemikiran anti-reaksioner'.

Rezim menambahkan vonis mati sebagai hukuman maksimum untuk kejahatan mengimpor atau mendistribusikan materi video dari Korea Selatan.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Remaja di Korea Utara Diasingkan Bersama Keluarganya Gegara Ketahuan Nonton Film Porno, 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved