Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Inisiatif Warga Sragen Bangun Talut Alternatif Dari 1600 Ban : Masih Kurang 800

Untuk membangun talut dengan menggunakan ban, warga Sragen butuh setidaknya 1600 ban dan kini masih kurang 800 untuk mencapai angka itu

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Talut sementara di Sragen yang terbuat dari 1600 ban bekas guna mencegah erosi sungai 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Masyarakat Dukuh Gabusan, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen gotong royong membuat tanggul dari ratusan ban bekas.

Warga terdampak, Suyadi, menjelaskan hingga kini jumlah ban bekas yang berhasil dikumpulkan sebanyak 800 ban.

"Sebagian ban sudah kami pasang di tepi sungai sejak Senin (1/3/2021) kemarin," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Antisipasi Longsor Susulan di Makam Klodran, Bupati Karanganyar Buatkan Talut dari Bambu

Baca juga: Talut Ambrol Akibat Erosi Sungai, Warga Sragen Bangun Tanggul Pakai Ban Bekas

Namun demikian, jumlah tersebut masih dirasa kurang untuk menahan luapan air pertemuan arus Sungai Mungkung dan sungai Garuda.

"Agar tanggulnya kuat menahan erosi jika hujan deras turun masih butuh 800 ban bekas lagi," terangnya.

Sehingga total ban yang diperlukan ada 1.600 ban bekas.

Oleh karenanya, warga sekitar tengah berupaya memenuhi kekurangan tersebut.

"Kami akan cari ban bekas lagi di seputaran Solo Raya," ucapnya.

Pembuatan tanggul dari ban itu ditargetkan bisa rampung dalam waktu 10 hari.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved