Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Inisiatif Warga Sragen Bangun Talut Alternatif Dari 1600 Ban : Masih Kurang 800

Untuk membangun talut dengan menggunakan ban, warga Sragen butuh setidaknya 1600 ban dan kini masih kurang 800 untuk mencapai angka itu

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Talut sementara di Sragen yang terbuat dari 1600 ban bekas guna mencegah erosi sungai 

"Sekarang sudah dapat dua hari, inginnya sih bisa lebih cepat," tambah Suyadi. (*)

Talut Longsor di Pemakaman di Colomadu

Sebelumnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono berkunjung ke tempat pemakaman umum (TPU) Dusun Bendungan, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar usai mendengar kabar makam itu longsor, Senin (22/2/2021). 

Dalam hitungan jam, dia meninjau lokasi kejadian karena membaca pemberitaan di TribunSolo.com.

Mengetahui kabar longsor itu, Juliyatmono berjanji akan membuatkan talut menggunakan uang pribadinya. 

Juliyatmono mengatakan, talut akan dibuat dari bambu. 

"Kenapa talutnya dari bambu karena untuk sementara agar tidak terjadi longsor susulan," ujar dia, Senin (22/2/2021). 

Ia sudah menginstruksikan ke kepala desa dan camat untuk segera membuat talut dari bambu. 

"Sudah saya instruksikan langsung ke mereka," katanya.

Ihwal pembangunan talut yang sifatnya permanen, sambungnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. 

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Muhammad Irfan Al Amin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved