Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pembangunan Rel Layang Palang Joglo Mulai Juli 2021, Rekayasa Lalin Jadi PR: Memang Super Ruwet

Pembangunan proyek rel elevasi atau rel layang perlintasan kereta api di Simpang Tujuh Palang Joglo ditargetkan mulai Juli 2021.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
KA Bandara saat melintas di kawasan Palang Joglo, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (1/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pembangunan proyek rel elevasi atau rel layang perlintasan kereta api di Simpang Tujuh Palang Joglo ditargetkan mulai Juli 2021.

Pembangunan tersebut disebut - sebut akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Meski begitu, setumpuk masalah akan menanti pembangunan rel layang Palang Joglo. 

Baca juga: Palang Joglo di Kota Solo Sering Alami Kemacetan, Gibran Curhat ke Menhub

Baca juga: Menteri Perhubungan Blusukan Bareng Wali Kota Solo Gibran, Satu Mobil saat Tinjau Palang Joglo

Rekayasa lalu lintas (Lalin), menjadi satu diantaranya. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno mengatakan, lalu lintas simpang tujuh Palang Joglo memang ruwet. 

"Palang Joglo memang super super RWT alias ruwet," kata Hari, Rabu (3/3/2021).

Hari mengungkapkan jumlah kendaraan yang keluar masuk di kawasan tersebut bahkan hampir 10 ribu dalam 2 jam. 

Apalagi, saat kereta api relasi pulang pergi Solo - Semarang atau kereta Bandara Internasional Adi Soemarmo melintas. 

"Jadi jumlah kendaaraan keluar masuk lewat sana dalam 2 jam 9 ribu. Itu data tetakhir saat masa pandemi Covid-19, pas normal bisa lebih dari itu," ungkap dia. 

Baca juga: Jadi Salah Satu Titik Kemacetan Terparah, Pemkot Solo Berencana Bangun Flyover di Palang Joglo

Halaman
1234
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved