Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Proyek Rel Layang Palang Joglo Bisa Pengaruhi Rencana Penataan Viaduk Gilingan, Ini Penjelasannya

Pembangunan proyek rel elevasi atau rel layang di Simpang Tujuh Palang Joglo, Kota Solo berdampak pada realisasi program DPU Solo.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Adi Surya
Warga berjalan di jembatan rel atas Viaduk Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (3/3/2021). 

Rencana Rel Layang di Palang Joglo

Pembangunan rel elevasi atau rel layang di perlintasan kereta api Palang Joglo segera dikaji Pemerintah Kota (Pemkot) Solo

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pembangunan tersebut bisa mengatasi kesemrawutan lalu lintas di kawasan tersebut. 

"Ini akan menjadi prioritas pembangunan infrastruktur. Macetnya ini sudah tidak karuan," kata Gibran, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Polisi Buru Pengemudi Truk yang Terlibat Kecelakaan di Palang Joglo : Masih Saksi

Baca juga: Keluarga Urus Jasa Raharja, Polisi Tak Kendor Buru Pelaku Tabrak Lari Bocah 4 Tahun di Palang Joglo 

Gibran sempat mengecek kondisi perlintasan kereta api Palang Jogja seusai dilantik menjadi orang nomor satu di lingkungan Pemkot Solo

Pengecekan dilakukan dengan didampingi Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani dan Kepala PUPR Kota Solo, Endah Sitaresmi Suryandari. 

 "Itu sudah paling tepat. Minggu depan akan kita rapatkan lagi. Kita kaji lebih mendalam lagi," ujar Gibran. 

Terlebih, pembangunan rel layang bisa menghilangkan perlintasan sebidang kereta api, biaya lebih murah, dan meminimalisir penggusuran. 

"Penggusuran minin, tetapi nanti kita detailkan minggu depan," ucapnya. 

Sementara itu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono berkomitmen menghilangkan perlintasan sebidang secara bertahap.

Itu untuk mengurangi potensi kasus kecelakaan di perlintasan tersebut. 

Baca juga: Flyover Bukan Solusi, Pemkot Solo Usul ke Pusat Buat Rel Layang di Palang Joglo

"Kami sedikit demi sedikit secara bertahap menghilangkan satu bidang persimpangan antara jalan dan kereta api," ucapnya. 

Basuki mengatakan beberapa titik Kota Solo harus segera dibenahi, diantaranya perlintasan kereta api palang Joglo. 

"Kami sedang koordinasi apakah akan membuat underpass atau jalur layang kereta api, seperti yang ada di Gambir," katanya.

Sebelumnya, sudah ada wacana pembangunan flyover di kawasan palang joglo tersebut.

Bahkan kabar pembangunan tersebut viral di media sosial dan disambut positif oleh masyarakat Solo.

Ya, selama ini Palang Joglo menjadi salah satu titik kemacetan terparah di Kota Bengawan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo mengkonfirmasi hal tersebut saat dihubungi TribunSolo.com Jumat (11/9/2020).

Kepala DPUPR Solo Endah Sitaresmi Suryandari membenarkan jika sekitaran Joglo bakal dibangun flyover.

Ia pun membocorkan progres yang saat ini tengah berlangsung.

"Baru disusun FS-nya oleh konsultan Kementrian PUPR," kata Endah.

"Kita belum mengetahui hasilnya," tambahnya.

Bocoran Program Gibran Bila Kelak Jadi Wali Kota Solo, Jalur City Walk Bakal Ditata

Klaster Keluarga Sasar 14 Warga Nusukan Banjarsari, Kini Covid-19 di Solo Sudah Tembus 517 Kasus

Nestapa Seniman Solo Terabaikan hingga Dipandang Sebelah Mata, Kini Ramai-ramai Deklarasikan Diri

Hanya Jadi Pendukung di Pilkada Solo dan Boyolali, Partai Golkar Akui PDIP Terlalu Kuat Jika Dilawan

Lantaran masih rancangan ia enggan melompat lebih jauh, termasuk sosialisasi pada warga sekitar tentang dibangunnya proyek tersebut.

"Belum kita sosialisasikan, karena belum jelas Fly Overnya akan seperti apa," tandasnya.

Endah sendiri enggan menjawab apakah pembangunan tersebut berkait dengan kemacetan yang kerapkali terjadi di wilayah tersebut.

Sebelumnya, pembangunan flyover Joglo bocor dan viral di media sosial.

Akun instragram @energisolo misalnya, dalam sebuah unggahan mereka menyertakan desain pembangunan flyover Joglo yang sedianya dikebut usai pembangunan flyover Purwosari.

Sat diunggah pun ratusan komentar positif pun langsung menyerbu unggahan tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved