Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Bagai Kena Petir di Siang Bolong, Warga Pasrah Tergusur Rel Layang Joglo Solo : Saya Pulang ke Desa

Sejumlah warga di bantaran perlintasan rel kereta api relasi Solo-Semarang hanya bisa pasrah.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
Deretan rumah warga yang terdampak pembangunan rel layang Palang Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Rabu (3/3/2021). 

"Dalam waktu dekat, kita selesaikan masalah-masalah non teknis dulu," ujar Gibran. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Solo tersebut menargetkan pembangunan proyek rel layang Palang Joglo dimulai Juli 2021.

"InsyaAllah Juli," ucapnya.  

Baca juga: Skema Proyek Jalur Kereta Bandara Adi Soemarmo Solo Diubah, Rel Layang Bakal Diwujudkan

Untuk dananya, pembangunan proyek rel layang akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Namun, Gibran belum mau membeberkan besaran nominal anggaran yang dibutuhkan untuk itu. 

Pemkot Solo juga akan kembali berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan.

"Besok siang didetailkan dengan pak Budi Karya. Besok siang pukul 13.00 WIB," tuturnya.

Asalan Bangun Rel Layang

Pembangunan rel layang di perlintasan kereta api simpang tujuh Joglo menjadi sebuah opsi untuk mengatasi kemacetan Kota Solo. 

Kepala Dinas PUPR Kota Solo, Endah Sitaresmi Suryandari mengatakan, itu sudah dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR. 

Sejumlah opsi sudah disampaikan dalam koordinasi tersebut, termasuk pembangunan flyover di kawasan tersebut. 

Baca juga: Jadi Salah Satu Titik Kemacetan Terparah, Pemkot Solo Berencana Bangun Flyover di Palang Joglo

Baca juga: Polisi Buru Pengemudi Truk yang Terlibat Kecelakaan di Palang Joglo : Masih Saksi

"Agak susah kalau kita harus membangun flyover, karena itu ada simpang 7 yang mempertemukan jalan provinsi, jalan kota, jalan nasional, dan jalan kampung," kata Endah, Sabtu (27/2/2021).

"Kemudian di situ jalur kendaraan berat, kalau naik flyover ancang-ancangnya harus jauh, seperti Purwosari," tambahnya. 

Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, sambung Sita, dilakukan untuk mencari opsi mengurai kemacetan di perlintasan kereta api simpang tujuh Palang Joglo.

"Kita komunikasikan ulang dengan Kementerian Perhubungan bahwa bagaimana kalau kereta apinya saja yang naik," terang dia. 

Baca juga: Keluarga Urus Jasa Raharja, Polisi Tak Kendor Buru Pelaku Tabrak Lari Bocah 4 Tahun di Palang Joglo 

"Tahun kemarin sudah ada persetujuan dari Kementerian Perhubungan dan PT KAI bahwa yang naik relnya," tambahnya. 

Meski begitu, Sita mengatakan, pihaknya masih menunggu gambar rencana pembangunan rel layang tersebut. 

"Sampai hari ini belum mendapat gambar rencana mereka, oleh karenanya  harus segera audiensi ke Kementrian Perhubungan," katanya.

Gibran Sebut Kemacetan Tidak Karuan

Pembangunan rel elevasi atau rel layang di perlintasan kereta api Palang Joglo segera dikaji Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. 

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pembangunan tersebut bisa mengatasi kesemrawutan lalu lintas di kawasan tersebut. 

"Ini akan menjadi prioritas pembangunan infrastruktur. Macetnya ini sudah tidak karuan," kata Gibran, Sabtu (27/2/2021).

Baca juga: Polisi Buru Pengemudi Truk yang Terlibat Kecelakaan di Palang Joglo : Masih Saksi

Baca juga: Keluarga Urus Jasa Raharja, Polisi Tak Kendor Buru Pelaku Tabrak Lari Bocah 4 Tahun di Palang Joglo 

Gibran sempat mengecek kondisi perlintasan kereta api Palang Jogja seusai dilantik menjadi orang nomor satu di lingkungan Pemkot Solo. 

Pengecekan dilakukan dengan didampingi Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani dan Kepala PUPR Kota Solo, Endah Sitaresmi Suryandari. 

 "Itu sudah paling tepat. Minggu depan akan kita rapatkan lagi. Kita kaji lebih mendalam lagi," ujar Gibran. 

Terlebih, pembangunan rel layang bisa menghilangkan perlintasan sebidang kereta api, biaya lebih murah, dan meminimalisir penggusuran. 

"Penggusuran minin, tetapi nanti kita detailkan minggu depan," ucapnya. 

Sementara itu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono berkomitmen menghilangkan perlintasan sebidang secara bertahap.

Itu untuk mengurangi potensi kasus kecelakaan di perlintasan tersebut. 

Baca juga: Flyover Bukan Solusi, Pemkot Solo Usul ke Pusat Buat Rel Layang di Palang Joglo

"Kami sedikit demi sedikit secara bertahap menghilangkan satu bidang persimpangan antara jalan dan kereta api," ucapnya. 

Basuki mengatakan beberapa titik Kota Solo harus segera dibenahi, diantaranya perlintasan kereta api palang Joglo. 

"Kami sedang koordinasi apakah akan membuat underpass atau jalur layang kereta api, seperti yang ada di Gambir," katanya.

Sebelumnya, sudah ada wacana pembangunan flyover di kawasan palang joglo tersebut.

Bahkan kabar pembangunan tersebut viral di media sosial dan disambut positif oleh masyarakat Solo.

Ya, selama ini Palang Joglo menjadi salah satu titik kemacetan terparah di Kota Bengawan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Solo mengkonfirmasi hal tersebut saat dihubungi TribunSolo.com Jumat (11/9/2020).

Kepala DPUPR Solo Endah Sitaresmi Suryandari membenarkan jika sekitaran Joglo bakal dibangun flyover.

Ia pun membocorkan progres yang saat ini tengah berlangsung.

"Baru disusun FS-nya oleh konsultan Kementrian PUPR," kata Endah.

"Kita belum mengetahui hasilnya," tambahnya.

Bocoran Program Gibran Bila Kelak Jadi Wali Kota Solo, Jalur City Walk Bakal Ditata

Klaster Keluarga Sasar 14 Warga Nusukan Banjarsari, Kini Covid-19 di Solo Sudah Tembus 517 Kasus

Nestapa Seniman Solo Terabaikan hingga Dipandang Sebelah Mata, Kini Ramai-ramai Deklarasikan Diri

Hanya Jadi Pendukung di Pilkada Solo dan Boyolali, Partai Golkar Akui PDIP Terlalu Kuat Jika Dilawan

Lantaran masih rancangan ia enggan melompat lebih jauh, termasuk sosialisasi pada warga sekitar tentang dibangunnya proyek tersebut.

"Belum kita sosialisasikan, karena belum jelas Fly Overnya akan seperti apa," tandasnya.

Endah sendiri enggan menjawab apakah pembangunan tersebut berkait dengan kemacetan yang kerapkali terjadi di wilayah tersebut.

Sebelumnya, pembangunan flyover Joglo bocor dan viral di media sosial.

Akun instragram @energisolo misalnya, dalam sebuah unggahan mereka menyertakan desain pembangunan flyover Joglo yang sedianya dikebut usai pembangunan flyover Purwosari.

Sat diunggah pun ratusan komentar positif pun langsung menyerbu unggahan tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved