Berita Solo Terbaru

Honda Jazz Stop Produksi, Unit Barunya Jadi Barang Langka di Indonesia, di Solo Sisa 15 Unit

Honda Jazz Stop Produksi, Unit Baru Jadi Barang Langka di Indonesia, di Honda Solo Tinggal 15 Unit

Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Aji Bramastra
Donny A/KompasOtomotif
Honda Jazz Facelift. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Honda Jazz menjadi satu lini mobil yang punya nama besar di Indonesia.

Ya, mobil satu ini begitu populer di Indonesia, terlebih di kalangan anak muda.

Baca juga: Selamat Tinggal Honda Jazz, Hatchback Legendaris yang Resmi Pensiun, Inilah Mobil Penggantinya

Honda Jazz menjelma jadi salah satu mobil jenis hatchback yang digandrungi masyarakat Indonesia.

Sayang, mobil yang pertama kali muncul tahun 2004 itu, bakal berhenti diproduksi oleh Honda Indonesia pada tahun ini.

Hal ini membuat stok mobil berkapasistas 5 orang itu kian langka.

Menurut General Manager Honda Solo, Dosy Setiyo Kusomo, Honda Solo Raya hanya tinggal memiliki belasan stok mobil Honda Jazz yang terbaru.

"Stok kita tinggal sisa 15 unit saja, yang terdiri dari manual dan matic," katanya, Kamis (4/3/2021).

Penghentian produksi Honda Jazz ini telah dikonfirmasi oleh PT Honda Prospect Motor (HPM).

Minggu lalu, HPM meluncurkan tiga produknya sekaligus.

Kali ini Honda kembali bergerak dengan menghadirkan City Hatchback, mobil baru yang sudah lebih dulu meluncur di Thailand dan Malaysia pada akhir 2020.

“Untuk saat ini memang kami tidak memproduksi lagi Honda Jazz di Indonesia,” Yusak Billy sebagai Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, dalam konferensi virtual (3/3/2021).

“Namun kami terus mempelajari kebutuhan konsumen, sehingga tidak menutup kemungkinan untuk memasarkan lagi model ini jika memang ada pasar dan kebutuhannya,” kata dia.

Menurut Billy, setelah melakukan studi pihaknya menemukan bahwa karakter City Hatchback ini memang dapat memenuhi keinginan target market Honda di segmen hatchback, terutama mereka yang sebelumnya menyukai Jazz.

“Di luar itu, City Hatchback memiliki nilai lebih untuk memberikan value for money lebih baik buat konsumen di Indonesia."

"Jadi karakter sporty, desain sporty, performa engine yang baik, itu kan melekat sekali pada segmen hatchback ini” ucap Billy.

Ia menambahkan, setelah melihat dan melakukan survei terkait Jazz generasi keempat yang sudah meluncur di Jepang.
Jazz terbaru disebut kurang cocok untuk pasar Tanah Air.

“Ya sekarang kami sudah tidak produksi lagi. Jadi delivery (produksi) Honda Jazz terakhir bulan lalu, kami delivery-kan ke market, sepertinya kalau lihat stoknya masih ada sekitar 300 unit di diler kami,” ujar Billy. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved