Breaking News:

AHY vs Moeldoko, Putra SBY Cium Gelagat Moeldoko: Sejak Awal Ingin Ambil Alih Kepemimpinan Demokrat

AHY lebih lanjut menuturkan keterlibatan KSP Moeldoko yang selama ini selalu mengelak terlibat upaya pengambilalihan Partai Demokrat.

Kolase Tribunnews.com/dok pribadi AHY
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto Kanan : Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko. 

“Untuk itu saya meminta dengan hormat kepada Bapak Presiden Joko Widodo, khususnya Menkumham untul tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada KLB illegal yang jelas-jelas melawan hukum tadi,” harap AHY.

“Langkah yang akan kami tempuh setelah ini adalah, melalui tim hukum yang sudah kami persiapkan, melaporkan panitia dan siapa pun yang tadi terlibat dalam penyelenggaran KLB illegal kepada jajaran penegakan hukum,” tegas AHY.

Tiga Pertanyaan Moeldoko

Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2021-2025 dalam Kongres Luar Biasa (KLB).

Suara terbanyak berpihak pada Moeldoko, mengalahkan kandidat lainnya yakni Marzuki Alie.

Baca juga: Perintah Tegas Ketua DPC Demokrat Sukoharjo: Setia AHY, Usut Tuntas Jika Ada Kader Membelot

Baca juga: Pengakuan Ketua DPC Partai Demokrat Solo Ditawari Rp 125 Juta untuk Ikut KLB: Saya Tolak

Moeldoko melalui sambungan teleponnya dengan Darmizal menyapa anggota KLB Partai Demokrat Tandingan di Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Hal tersebut untuk memastikan jika dirinya terpilih sebagai Ketua Umum dalam KLB Partai Demokrat sudah sesuai dengan AD/ART partai.

Moeldoko dan AHY. Sikap Istana Presiden yang tak menjawab surat yang dikirim Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mendapat sorotan dari sejumlah pihak.
Moeldoko dan AHY. Sikap Istana Presiden yang tak menjawab surat yang dikirim Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mendapat sorotan dari sejumlah pihak. (KOMPAS.com Kristianto Purnomo / Biro Pers Istana Kepresidenan Rusman)

“Walaupun secara aklamasi rekan rekan telah memberikan kepercayaan kepada saya, tetapi saya ingin memastikan keseriusan teman-teman semua atas amanat ini,” kata Moeldoko, Jumat (5/3/2021).

“Apakah proses pemilihan ini sudah sesuai dengan AD/ART atau tidak,” tanya Moeldoko yang disambut jawaban sesuai oleh peserta KLB Partai Demokrat tandingan.

“Yang kedua, saya ingin tahu keseriusan kalian memilih Saya untuk Partai Demokrat, serius atau tidak,” kata Moeldoko yang dijawab serius oleh peserta KLB Partai Demokrat tandingan.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved