Breaking News:

Berita Boyolali Terbaru

Kunjungi Boyolali, Menteri Pertanian Jawab Soal Harga Cabai yang Meroket: Masalah Momentum 

Beberapa waktu terakhir ini masyarakat dikeluhkan dengan harga cabai yang makin pedas. Di Solo Raya sendiri, harga cabai rawit tinggi.

TribunTimur.com
Sebanyak 291,5 ton buah Mangga asal Jawa Timur berhasil menembus pasar ekspor 9 negara besar di Asia, Eropa dan Amerika. (Kementan) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Beberapa waktu terakhir ini masyarakat dikeluhkan dengan harga cabai yang makin pedas. 

Di Solo Raya sendiri, harga cabai rawit tembus Rp 100 ribu per kilo. 

Menyikapi kenaikan cabai tersebut,  Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kenaikan ini merupakan bagian dari siklus. 

Baca juga: Harga Kedelai Mencekik Perajin Tempe Tahu, Mentan Ungkap Alasan Indonesia Sulit Swasembada Kedelai

Baca juga: Datangi Desa Masa Kecil Jokowi, Mentan Yasin Limpo Jadikan Kragan Karanganyar Daerah Percontohan

"Saya kira itu sebagai momentum, ini masalah suplay saja," katanya saat melakukan kunjungan di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Jumat (5/3/2021).

Dia mengatakan, bila stok cabai kembali melimpah, maka harga akan berangsur-angsur turun. 

Namun, jika stok terbatas seperti bukan saat musim cabai seperti saat ini, maka harga akan naik. 

Meski harga meroket hampir tiga kali lipat, Mentan menyebut harga tersebut masih dalam kategori wajar. 

"Kenaikan itu dinamikanya masih jalan, tapi dalam batas yang normatif," ucapnya.

Dia mengatakan, pemerintah telah melakukan upaya-upaya dalam rangka menyikapi kenaikan cabai ini. 

Baca juga: Kalung Antivirus Corona Buatan Kementan Tuai Perdebatan, Apa Bedanya dengan Minyak Kayu Putih?

Halaman
1234
Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved