Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Tak Mau Ada Korban Lagi, Pemkab Karanganyar Kini Larang Penggunaan Jebakan Tikus Listrik

Juliyatmono mengungkap bahwa pihaknya juga akan menerjunkan Satpol PP bila surat imbauan itu diabaikan. 

TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Bupati Karanganyar, Juliyatmono di kantornya, pada Selasa (26/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Adanya warga Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar yang meninggal akibat terkena aliran listrik jebakan tikus di sawah membuat Pemkab Karanganyar mengeluarkan sejumlah kebijakan. 

Salah satunya Bupati Karanganyar, Juliyatmono akan mengeluarkan peraturan yang akan melarang keberadaan jebakan listrik tersebut. 

Baca juga: Petani Dilarang Pasang Jebakan Tikus Beraliran Listrik, Bila Nekat Akan Berurusan dengan Polisi

Baca juga: Petani di Sragen Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus, Ditemukan Tengkurap dan Masih Memegang Kawat

"Akan kami buat aturan, namun masih berupa imbauan," katanya, Selasa (9/3/2021). 

Juliyatmono mengungkap bahwa pihaknya juga akan menerjunkan Satpol PP bila surat imbauan itu diabaikan. 

"Kami juga tak segan menerjunkan aparat untuk menindak warga," ujarnya. 

"Sudah ada korban seharusnya bisa jadi pelajaran buat kita semua," tegasnya. 

Mengenai aspek hukum Juliyatmono akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. 

"Nanti sudah diimbau diingatkan dan masih bandel, nanti kami serahkan ke polisi," ungkapnya.

Sebelumnya seorang remaja bernama Bagas Pamungkas, 16, meninggal akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus pada Jumat (5/3/2021).

Dirinya meninggal saat dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah.(*)

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Eka Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved