Berita Karanganyar Terbaru

Viral Kecelakaan Motor CBR 250 di Cemoro Kandang, Pengemudi Terpeleset Nyaris Tabrak Pedagang

Kecelakaan tunggal yang terjadi di Cemoro Kandang, Tawangmangu, Karanganyar viral di media sosial (Medsos). Kecelakaan tersebut dialami motor CBR 250.

TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Lokasi kecelakaan Motor di Cemorokandang pada Kamis (3/11/2021). 

Kedua, truk boks berplat L 9689 BX yang disopiri Margono (42) beserta kernetnya Andik Dwi Susanto (40) meninggal di lokasi kejadian.

Diketahui, truk boks tersebut bermuatan barang-barang paket dari sebuah jasa pengiriman.

Baca juga: Tak Tahan Ingin Nikah di Sragen? Boleh, Asal Pakai Sistem Banyu Mili, Piring Terbang Tetap Dilarang

Baca juga: Melaju Kencang, Toyota Fortuner Oleng Kemudian Tabrak Pembatas di Jalan Tol Solo-Ngawi

Kanit Laka Lantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marvianto mengatakan bahwa truk Isuzu berplat K 1955 EK ternyata tidak langsung menabrak truk boks itu.

"Ada jeda beberapa sekitar lima sampai 10 menit sebelum akhirnya truk Isuzu itu menabrak truk boks dari belakang," jelasnya pada Rabu (10/3/2021).

Sopir truk Isuzu diduga juga kurang konsentrasi dan kondisi jalanan saat itu masih gelap.

"Dugaannya si sopir ini enggak tahu kalau di depannya sudah terjadi kecelakaan," katanya.

Ia menyebut, sopir truk Isuzu yang bernama Edy Susanto (48) asal Desa Kecapi RT 32 RW 06, Tahunan, Jepara turut jadi korban dalam kecelakaan maut.

"Ketika proses evakuasi, posisi tubuh korban dalam keadaan terjepit," tuturnya.

Untuk itu, petugas harus memotong pintu agar bisa mengeluarkan tubuh korban yang terjepit.

"Proses evakuasinya juga tidak terlalu lama karena peralatannya sudah memadai," terangnya.

Sedangkan, kondisi penumpang truk Isuzu yakni Nur Sofik (32) sedang dalam masa perawatan di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

"Dia masih hidup namun mengalami patah tulang dan luka-luka," imbuhnya. 

Akibatkan 3 Meninggal

Lagi-lagi kecelakaan dahsyat yang mengakibatkan korban jiwa terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi, Rabu (10/3/2021) 

Bahkan kali ini, tiga orang meninggal dunia saat kecelakaan di KM 532, Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen pada sekitar pukul 05.10 WIB.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kecelakaan itu melibatkan tiga truk sekaligus yaitu truk tronton berplat nomor DK-8580-AR, truk boks dengan nomor polisi L-9689-BX, dan truk Isuzu berplat K-1955-EK.

Kejadian bermula saat truk tronton yang dikendarai oleh Handoko (55) asal Kampung Sewu, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo melaju dari Ngawi menuju Solo di lajur satu.

Baca juga: Melaju Kencang, Toyota Fortuner Oleng Kemudian Tabrak Pembatas di Jalan Tol Solo-Ngawi

Baca juga: Razia Swab Antigen di Jalan Tol Solo-Ngawi, Seorang Asal Brebes Positif Corona, Diminta Putar Balik

Lalu, dibelakangnya ada truk boks yang dikendarai oleh Bambang Margono (42) asal Kutonporong, Kecamatan Bangsal, Mojokerto dan penumpang Andik Dwi Susanto (40) asal Jalan Sungai Kapuas RT 01 RW 01, Krembung, Sidoarjo.

"Sampai di lokasi kejadian pengemudi truk boks diduga kurang konsentrasi dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga terjadi kecelakaan," papar Kanit Laka Lantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marvianto mewakili Kasatlantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafriantoro.

Akibatnya, sopir boks dan seorang penumpangnya tewas seketika karena menabrak bagian belakang truk tronton.

"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian, diduga sopir melaju dengan kecepatan tinggi," jelasnya.

Sebab, saat proses evakuasi kedua korban dalam posisi terjepit.

"Bagian depan truk boks ringsek tidak berbentuk," ucapnya.

Setelah terjadi kecelakaan tersebut, ternyata di belakangnya ada truk Isuzu yang dikemudikan oleh Edy Susanto (48) asal Desa Kecapi RT 32 RW 06, Tahunan, Jepara serta seorang kernet Nur Sofik (32).

"Tidak lama kemudian truk Isuzu ini juga menabrak truk boks tersebut dari belakang yang mengakibatkan truk boks terdorong membentur guardrail."

"Sehingga si sopir juga meninggal dalam kecelakaan ini," ungkapnya.

Sementara untuk kernetnya saat ini dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

"Dia mengalami patah tulang dan luka-luka," jelasnya. 

Tiga Orang Meninggal

Sebelumnya, kecelakaan maut di ruas jalan tol kembali terjadi, Sabtu (3/10/2020) pukul 02.00 WIB.

Belum genap satu bulan kecelakaan maut di Tol Solo-Semarang Jalur B KM 485.600 Dukuh Jambean, Desa Mojolegi, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Selasa (8/9/2020) lalu, kini kembali terjadi di ruas jalan tol.

Ya tiga orang tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tol Solo-Ngawi di KM 522 Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Sabtu (3/10/2020) dini hari.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kecelakaan tersebut melibatkan mobil Honda City bernomor polisi AB-1411-RU dengan truk tronton bernomor polisi B-9176-ZO.

Ketiga korban meninggal berada di dalam mobil sedan yakni pasangan suami istri Aditya Pradana (31) dan istrinya Rezka Pranita Putri (28) warga Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY.

Korban lain yakni Dedek Faisal Zakaria (26), Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Jawa Timur.

Warga Cawas Klaten, Ini Identitas Pengendara Vixion yang Meninggal saat Kecelakaan Maut di Grogol

Laka di Jalan Tol Solo-Semarang Km 485 Tak Hanya Renggut 2 Nyawa, Tapi Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Beruntung ada satu korban selamat yakni balita yang berada di pangkuan ibunya, Rezka Pranita Putri.

Menurut Kasatlantas Polres Sragen AKP Ilham Syafrianto Sakti, kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah barat (Solo) ke timur (Ngawi).

"Mungkin karena kondisi sudah dini hari, dugaan sementara kami pengemudi sedan mengantuk," katanya saat dihubungi Tribunsolo.com.

"Sehingga sedan tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui mobil sedan melaju cukup kencang di jalur sebelah kiri sehingga menyeruduk ke kolong truk tronton bermuatan kayu karet.

"Dari titik tabrak, dengan kondisi kendaraan, bisa dimungkinkan kendaraan cukup tinggi." kata dia.

"Tapi penyelidikan masih kita dalami lagi," imbuhnya.

Mobil sedan tersebut diisi oleh 4 orang, yang mana satu orang pengemudi, dan tiga orang penumpang.

Mobil Honda CRV yang Tewaskan Dua Orang di Dalamnya di Tol Solo-Semarang Km 485 Baru Berumur 7 Bulan

Laka di Jalan Tol Solo-Semarang Km 485 Tak Hanya Renggut 2 Nyawa, Tapi Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Nahas akibat kecelakaan tersebut ketiga orang yang berada di dalam kendaraan sedan meninggal dunia.

"Satu meninggal di lokasi, dan dua orang meninggal saat perjalanan di rumah sakit, salah satunya balita." jelasnya.

"Ketiganya warga Sleman, Yogyakarta," imbuhnya.

Sementara sopir truk dan kernetnya bernama Ripan (66) yang keduanya warga Malang, Jawa Timur tidak mengalami luka.

"Truk hanya mengalami kerugian material saja," jelasnya.

Kasusnya sendiri saat ini tengah ditangani pihak kepolisian.

"Barang bukti telah kita amankan," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved