Amien Rais Curiga Jokowi Berencana Pimpin 3 Periode, PKS Langsung Bereaksi: Ini Berbahaya

Mardani pun memperingatkan Jokowi agar berhati-hati dengan pihak yang ingin mengambil muka atau justru menjerumuskan.

Editor: Hanang Yuwono
Kolase TribunWow.com
Amien Rais dan Jokowi. 

TRIBUNSOLO.COM - Isu Presiden Joko Widodo akan menjabat tiga periode tiba-tiba mencuat.

Isu tersebut jadi ramai dibicarakan setelah pendiri Partai Ummat, Amien Rais, membahasnya di kanal YouTube Amien Rais Official.

Amien Rais mengungkapkan kecurigaannya soal adanya usaha dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menguasai semua lembaga tinggi negara, dalam video yang diunggah pada Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Amien Rais Singgung Ancaman Neraka Jahanam saat Bertemu Jokowi, Begini Jawaban Presiden RI

Baca juga: Jembatan Gantung di Sragen Dibangun Era Kades Joko Widodo, Bahan Materialnya Bekas Rel Kereta Api

Mengenai isu ini, sejumlah pihak angkat bicara.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, mengungkapkan gagasan masa jabatan presiden menjadi tiga periode bertentangan dengan reformasi.

Mengutip Kompas.com, ia pun menilai jika benar itu terjadi, maka demokrasi di Indonesia akan mati.

Mardani Ali Sera.
Mardani Ali Sera. (dpr.go.id)

 

"Ini berbahaya. Masyarakat dan kita semua wajib menjaga agar tidak ada gerakan, ide, gagasan presiden 3 periode karena ini bertentangan dengan reformasi dan dapat membuat demokrasi kita mati," ujarnya, Senin.

Mardani pun memperingatkan Jokowi agar berhati-hati dengan pihak yang ingin mengambil muka atau justru menjerumuskan.

Pasalnya, secara hitung-hitungan, peluang amandemen UUD 1945 untuk mengubah masa jabatan presiden terbuka lebar dengan mayoritas parlemen yang dikuasai partai pendukung pemerintah.

Terlebih saat ini ada gerakan kudeta terhadap Partai Demokrat.

"Wajar sebagian pihak berpendapat ada peluangnya karena perimbangan oposisi dengan koalisi sangat jomplang."

"Apalagi ada gerakan (Partai) Demokrat mau dikooptasi atau sudah dikooptasi," katanya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi dan menjaga agar masa jabatan presiden tetap dua periode.

"Ayo jaga konstitusi kita, periode dua saja untuk presiden," tandasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved