Breaking News:

Teganya Orangtua di Purbalingga, Bocah 7 Tahun Disekap dan Dirantai Kakinya Karena Nakal

Sepasang suami istri berinisial AA (30) dan WM (25) di Purbalingga, tega merantai dan menyekap anaknya sendiri berisinal MN (7)

Editor: Agil Tri
Dok PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengunjungi MNA (7) anak yang dirantai orangtuanya di rumahnya di Desa Kalimanah Kulon, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Senin (15/3/2021). 

Ia bersama perangkat lain langsung menyelamatkan anak tersebut pada Minggu (14/3/2021).

Saat dimintai keterangan, orangtua MN mengakui telah merantai anaknya karena kesal dengan kenakalan sang anak.

Orangtuanya berharap, lewat cara dirantai, MN jera.

Karena perbuatan penyekapan tersebut diketahui warga, orangtua MN kemudian dipanggil ke balai desa setempat.

Saat ini, kasus telah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Purbalingga. Kedua orangtua MN masih dimintai keterangan

"Perlu kami jelaskan bahwa terkait hal tersebut sudah dilakukan pemeriksaan."

"Ini merupakan tindakan yang tidak dibenarkan."

"Yakni mengikat anak menggunakan rantai saat ditinggal pergi," ujar Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto, kepada Tribunbanyumas.com, Senin (15/3/2021).

Kapolres mengatakan, keluarga ini kondisi ekonominya lemah dan harus mencari nafkah dengan berjualan di pasar.

Orangtuanya berpikir dengan cara dirantai, akan membuat tenang di saat meninggalkan anaknya di rumah sendirian.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved