Breaking News:

Berita Sukoharjo Terbaru

Bagaimana Aturannya, Calon Jemaah Haji Meninggal Sebelum Berangkat? Ini Penjelasan Kemenag Sukoharjo

Nasib tidak ada yang tahu, kapan akan meninggal.Itu juga berlaku untuk calon jemaah haji yang mungkin sudah mendaftar sejak lama.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ilustrasi: Calhaj Kloter 1 Kabupaten Tegal mulai diberangkatkan ke Tanah Suci dari Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Selasa (17/7/2018) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Nasib tidak ada yang tahu, kapan akan meninggal.

Itu juga berlaku untuk calon jemaah haji yang mungkin sudah mendaftar sejak lama.

Lantas bagaimana kalau calon jemaah haji meninggal sebelum  berangkat?

Baca juga: Pantau Vaksinasi Bagi Jemaah Calon Haji, Bupati Sukoharjo : Setelah Divaksin Semoga Bisa Berangkat

Sebanyak 23 kursi jemaah calon haji sempat kosong karena meninggal dunia sebelum berangkat ke Makkah pada tahun 2020.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukoharjo, Ihsan Suhadi menjelaskan, puluhan jemaah calon haji yang meninggal itu merupakan lansia.

“Ya ada yang meninggal dan jelas tidak jadi untuk berangkat, ada 23 orang kemarin tercatat,” ujar Ihsan kepada TribunSolo.com.

Dia menjelaskan, calon jemaah yang harusnya berangkat di tahun 2020 tersebut sebenarnya telah mengantre sejak tahun 2012.

Dari 23 Slot jemaah haji yang harusnya berangkat dari lansia, pihak keluarga telah mengurus dan menggantikannya dengan ahli warisnya.

Baca juga: Reaksi Kerabat, Belum Dapat Undangan Raja Solo PB XIII yang Gelar Hajatan Putrinya GRAy Putri

Baca juga: Pantau Vaksinasi Bagi Jemaah Calon Haji, Bupati Sukoharjo : Setelah Divaksin Semoga Bisa Berangkat

“Dari keluarga banyak yang sudah mengurus, semuanya bahkan sudah digantikan oleh ahli warisnya,” tutur Ihsan.

Halaman
1234
Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved