Breaking News:

Penanganan Covid

Dampak Vaksinasi Covid-19, Kini Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Menurun

dr. Dante S. Harbuwono menyebut program vaksinasi nasional itu memberikan efek penurunan kasus aktif virus corona di Indonesia.

kompas.com
ILUSTRASI Presiden Joko Widodo (tengah) bersiap disuntik dosis pertama vaksin Covid-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Penyuntikan perdana vaksin Covid-19 ke Presiden Joko Widodo tersebut menandai dimulainya program vaksinasi di Indonesia.(HO/SETPRES/AGUS SUPARTO) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Tanda-tanda vaksin Covid-19 mulai bekerja, terlihat kasus aktif di Indonesia mengalami tren penurunan.

Dilaporkan sudah lebih dari 6 juta orang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dan 3 juta diantaranya telah menerima vaksin dosis kedua.

Baca juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Tingkat Global Meningkat, Satgas: Nasional Justru Turun

Baca juga: OTG di Mana-mana, Belasan Warga di Jombor Ceper Klaten Serempak Kena Covid-19, Kampung Lockdown

Berkaca dari hal itu Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante S. Harbuwono menyebut program vaksinasi nasional itu memberikan efek penurunan kasus aktif virus corona di Indonesia.

"Kemudian terjadi penurunan angka kasus aktif Covid-19 di semua daerah di Indonesia," ujar Dante dalam siaran langsung kedatangan vaksin via Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (25/3/2021).

Tahapan vaksinasi Covid-19 di lingkungan Badan Kepegawaian Negara
Tahapan vaksinasi Covid-19 di lingkungan Badan Kepegawaian Negara (Dok BKN)

Selain itu, ia menyebut bahwa 9 juta orang telah menerima vaksin Covid-19 juga memberikan dampak pada penurunan kasus positif Covid-19 pada tenaga kesehatan.

Serta penurunan jumlah pemakaian tempat tidur di banyak rumah sakit di Indonesia.

"Sejak dilakukan (vaksinasi) evaluasi dan dilaksanakan bahwa jumlah tenaga kesehatan tadi sudah 100% sudah divaksinasi dan terjadi penurunan angka tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19," ungkapnya.

"Dan penurunan bed occupancy rate (BOR) di seluruh RS vertikal yang kita evaluasi di indonesia, ini membuktikan bahwa vaksin memberikan manfaat yang besar dan mengurangi risiko terpapar COVID-19 yang besar," lanjut Dante.

Diketahui Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac sebanyak 16 juta vaksin termasuk 1,5 overfilled dalam bentuk bulk, pada Kamis (25/3/2021).

Kedatangan jutaan dosis vaksin tersebut merupakan tahap ketujuh dari seluruh kedatangan vaksin Covid-19 ke Indonesia.

Ia mengatakan, suplai tambahan vaksin yang tiba ini diharapkan dapat mempercepat pembentukan herd imunity atau kekebalan kelompok dengan target penerima vaksin 181,5 juta orang.

"Ketersediaan vaksin menjadi sangat vital dalam program vaksinasi. Hingga saat ini kita melakukan pengaturan kecepatan berdasarkan atas ketersediaan vaksin," kata dia. (Rina Ayu)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. TribunSolo.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Wamenkes Sebut Vaksinasi Turunkan Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved