Breaking News:

Berita Karanganyar Terbaru

Harga Gabah di Karanganyar Anjlok, Bulog Tebar Pesona Beli 15 Ribu Ton Milik Petani, Ini Targetnya

Menurut Ketua Gabungan Kelompok Tani Marsudi Makmur Sunarmanto, jumlah tersebut mampu menyelamatkan mereka dari kerugian pasca panen.

TribunSolo.com/Muhammad Irfan
Suasana panen gabah di Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (26/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Harga gabah petani di Kabupaten Karanganyar secara perlahan terselamatkan meski sempat anjlok.

Di antaranya terungkap di dalam Gabungan Kelompok Tani Marsudi Makmur, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu.

Ya, ternyata Bulog membeli hasil panen tersebut seharga yaitu Rp 4.200.

Menurut Ketua Gabungan Kelompok Tani Marsudi Makmur Sunarmanto, jumlah tersebut mampu menyelamatkan mereka dari kerugian pasca panen.

"Alhamdulillah dengan kehadiran Bulog yang mampu membeli dengan harga di atas Rp 4.000 bisa menyelamatkan hasil panen kami," katanya pada Jum'at (26/3/2021).

Baca juga: Ngakunya Curi Gabah di Sragen untuk Keluarga, Pria Kebakkramat Ternyata Residivis Penggelapan Mobil

Baca juga: Jeritan Petani Sragen Tahu Rencana Impor Beras : Kalau Impor, Harga Gabah Pasti Anjlok

Sunarmanto menuturkan meski penurunan harga gabah hanya berkisar di nominal ratusan rupiah, namun jumlah itu terasa sangat signifikan bila dikalikan ratusan hektar lahan petani.

"Kami setidaknya menghasilkan 15 ton gabah sekali panen," ujarnya.

"Setidaknya saya mengeluarkan Rp 13 juta untuk sekali tanam, dengan harga yang ditawarkan Bulog, saya bisa balik modal untuk tanam selanjutnya," ungkapnya.

Dirinya berharap Bulog bisa konsisten membeli hasil gabah petani di setiap musim panen agar bisa menjaga stabilitas harga gabah dan tidak anjlok.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved