Breaking News:

Berita Solo Terbaru

38 Santri Positif, Satgas Covid-19 Solo : Tak Pengaruhi Belajar Tatap Muka yang Sudah di Depan Mata

Pengawasan pondok pesantren semakin diperketat Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pengawasan pondok pesantren semakin diperketat Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Itu menyusul temuan puluhan warga pondok pesantrean di Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani mengatakan skrinning terhadap orang-orang yang berkontak dengan pasien telah dilakukan.

"Seperti kasus Mojo kemarin, langsung kita skrinning dan bersihkan. Protokol kesehatan diperketat di area pondok pesantren," kata dia, Selasa (30/3/2021).

Ahyani menuturkan kasus tersebut tidak mempengaruhi pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Solo.

Baca juga: BREAKING NEWS : Puluhan Santri Ponpes di Kauman Solo Positif Corona, Langsung Isolasi di Asrama Haji

Baca juga: Kisah Arjo Si Montir Lulusan SMP asal Sukoharjo Bikin Lamborghini Handmade : Modalnya Mobil Jadul

Namun, itu membuat Pemkot Solo semakin ketat memantau pelaksanaan PTM, khususnya penerapan protokol kesehatan.

"Kalau pondok pesantren memang memiliki standard operasional (SOP) sendiri," tutur dia.

"Mereka kan asrama, tidak boleh keluar masuk sembarangan, beda dengan sekolah umum," tambahnya.

Ke depan, pengawasan terhadap pondok pesantren akan semakin diperketat Pemkot Solo.

Halaman
123
Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved