Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Pemuda 22 Tahun Ditangkap di Solo, Jual Beli 125 Unggas Dilindungi: Kakak Tua Raja - Dara Mahkota

Balai Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) menangkap YAS (22).

istimewa
Barang Bukti dari jual beli unggas dilindungi oleh tersangka YAS (22). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Balai Penegakkan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) menetapkan YAS (22) sebagai tersangka kasus jual beli burung dilindungi.

Sebelumnya, YAS ditangkap di indekosnya pada Sabtu (27/3/2021).

"Disimpulkan dan dinaikkan ke proses penyidikan dan statusnya sudah menjadi tersangka," ungkap Ketua Balai Gakkum KLHK Jabalnusra, Muhammad Nur, setelah gelar perkara Senin (29/3/2021) kemarin.

Baca juga: Pinsar Jateng Keberatan terkait Harga Khusus Unggas yang Ditetapkan Menteri Perdagangan

Baca juga: Pinsar Pedaging Jateng Usulkan Pembentukan Dewan Perunggasan, Ini Alasannya

Nantinya proses sidang akan dilakukan di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Sebanyak 125 Jenis unggas yang diamankan antara lain Burung Kakak Tua Raja, Kakak Tua Jambul Orange, Merak Hijau, Anakan Kasuari, Jagal Papua, dan Dara Mahkota atau Nambruk.

Saat ini tersangka, di amankan di Tahanan Polresta Surakarta.

"Sedangkan untuk tersangka, kita titipkan di Tahanan Polresta Surakarta," tambahnya.

Semua unggas dititipkan di kandang karantina BKSDA Jawa Tengah sampai proses hukum selesai.

Baca juga: Terganggu Bau Limbah Peternakan, Warga Menuntut PT Sempulur Unggas Raya Karanganyar Tutup

Praktik jual beli satwa ilegal ini diketahui setelah adanya laporan warga, setelah itu dilakukan penyelidikan dari tim Intelejen.

Halaman
123
Penulis: Fristin Intan Sulistyowati
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved