Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Apa Kabar Proyek Rel Layang Joglo Solo? Kini Ada Sosialisasi Kepada 535 Pemilik Rumah yang Tergusur

Sosialisasi terhadap warga terdampak proyek pembangunan rel layang Joglo Solo mulai dilakukan.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Adi Surya
Petugas membersihkan rumput liar di sekitar rel relasi Solo-Semarang yang nantinya menjadi lokasi pembangunan rel layang Joglo, Solo, Jumat (19/3/2021). 

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat penertiban dan pembebasan lahan. Untuk urusan penentuan lokasi, itu ranah Dinas Perkim Provinsi Jawa Tengah," tambahnya. 

Penertiban dan pembebasan akan dilakukan bila pengadaan lahan sudah selesai. 

Maksudnya, proses komunikasi dan sosialisasi terhadap warga terdampak selesai. 

Itupun termasuk proses ganti rugi yang mekanismenya tengah disiapkan pemerintah pusat. 

"Ada skema-skema yang tengah disiapkan. Itu mengacu dengan regulasi yang ada," ujar Dheky. 

Baca juga: Ratapan Warga Terdampak Proyek Rel Layang Joglo, Berharap pada Gibran: Relokasi ke Tempat Baru

Skema-skema tersebut disiapkan lantaran ada dua jenis lahan yang berada di kawasan pembangunan proyek rel layang Joglo Solo. 

Penertiban hunian yang berdiri di lahan atau aset milik PT KAI, misalnya, itu akan masuk ke kategori terdampak sosial.

Kemudian untuk tanah hak milik, itu akan masuk kategori pembebasan lahan untuk kepentingan umum. 

"Jadi dilihat kriterianya, apakah ini terdampak sosial untuk pembangunannya atau pembebasan lahan untuk kepentingan umum," kata Dheky. 

Baca juga: Penentuan Lokasi Proyek Rel Layang Joglo Belum Jelas, PUPR Solo Sebut Akan Ada Rel Baru

Teknis ganti ruginya, warga terdampak akan diberikan besaran sesuai ketentuan.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved