Breaking News:

Jaringan JAD Makassar Ternyata Incar Klaster Keluarga untuk Direkrut, Begini Cara Perekrutannya

Rusdi menyatakan, klaster keluarga yang diajak bergabung sebagai teroris menjadi cara termudah bagi kelompok JAD.

Editor: Naufal Hanif Putra Aji
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Petugas Kepolisian melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). Polisi menyatakan bom yang meledak tersebut merupakan bom bunuh diri. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

TRIBUNSOLO.COM - Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan teror bom di Makassar.

Dalam kasus ini kelompok terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Makassar ternyata mengincar klaster keluarga untuk dapat diajak bergabung aksi tindak pidana teroris.

Baca juga: Gereja Kepunton Solo Pernah Jadi Sasaran Pengeboman 2011 Lalu, Kini Disterilkan Jelang Paskah

Kabar terbarunya kini ada total ada tujuh orang anggota JAD Makassar yang ditangkap polisi atas tuduhan keterlibatan dalam perencanaan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. 

"Cara perekrutan jelas kluster terdekat, itu dari keluarga biasanya. Bapaknya masuk ikuti isterinya diajak. Bapak ibu sudah bawa, dia akan bawa anaknya," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).

Rusdi menyatakan, klaster keluarga yang diajak bergabung sebagai teroris menjadi cara termudah bagi kelompok JAD.

"Yang terdekat saja yang akan mereka bawa, itu menjadi bagian yang termudah bagaimana bisa mempengeruhi orang-orang tertentu dengan paham-paham seperti ini," ujar dia.

Nantinya, kata Rusdi, mereka akan menarik anggotanya untuk mengikuti semacam kajian di tempat tertentu.

Di kelompok JAD Makassar, mereka pernah melakukan kajian di Villa Mutiara pada 2015 lalu.

"Sebelumnya itu sudah ada Villa Mutiara. Ini yang sekarang menjadi perhatian kita bersama, aktivitasnya di Makassar, sudah cukup lama," tukas dia.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap 3 orang terduga teroris yang diduga terlibat dalam perencanaan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Semua pelaku adalah perempuan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved