Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kutuk Aksi Terorisme, Belasan Pemuda di Solo Bawa Poster dan Sebarkan Bunga Jadi Simbol Cinta Damai

Mereka tergabung dalam organisasi PMII, Ansor, Banser, GMNI, IPNU hingga IPPNU yang dinamakan organisasi kepemudaan (OKP).

TribunSolo.com/Fristin Intan
Aksi menolak radikalisme dan terorisme di perempatan Ngarsopuro, Jalan Diponegoro, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Sabtu (3/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Fristin Intan Sulistyowati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Belasan pemuda di Kota Solo menolak aksi radikalisme dan terorisme yang akhir-akhir ini terjadi, Sabtu (3/4/2021).

Mereka tergabung dalam organisasi PMII, Ansor, Banser, GMNI, IPNU hingga IPPNU yang dinamakan organisasi kepemudaan (OKP).

Adapun aksinya yakni dengan membagi bunga mawar dan membawa poster di perempatan Ngarsopuro, Jalan Diponegoro, Kecamatan Banjarsari.

Korlap Aksi, Muhammad Wahid Nur Faiz menjelaskan, aksi bagi bunga jadi simbol respon perdamaian akan kejadian teror bom di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan di Mabes Polri.

Baca juga: Sosok Terduga Teroris Warga Tulung Klaten, Kades : Dikenal Seorang Pendakwah, Berpendidikan Tinggi

Baca juga: Istri Terduga Teroris di Klaten Sempat Tak Tahu Suaminya Ditangkap : Pulang ke Rumah Ada Densus 88

"Kita bersepakat, Solo yang hari ini jadi barometer Indonesia. Harus bisa menjadi inisiator toleransi dan anti radikalisme," kata dia kepada TribunSolo.com.

Pemilihan bunga mawar juga memiliki pesan untuk pengguna jalan di Kota Solo cinta terhadap perdamaian dan berani melawan radikalisme.

Selain itu, Wahid juga menyayangkan penyerang di Mabes Polri diusia muda sudah jadi korban radikalisme.

"Semua harus bisa menanggulangi radikalisme," ungkapnya.

Penangkapan Besar-besaran

Halaman
1234
Penulis: Fristin Intan Sulistyowati
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved