Breaking News:

Berita Solo Terbaru

Kisah Sriyanto Tukang Tambal Ban Keliling di Solo : Ini Panggilan Hati, Kalau Sepi, Kuasa Tuhan

Pekerjaan sebagai tukang tambal ban keliling sudah digeluti Sriyanto (53) selama 14 tahun.

TribunSolo.com/ Azfar Muhammad
Sosok tukang tambal ban keliling, Sriyanto. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Azhfar Muhammad Robbani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pekerjaan sebagai tukang tambal ban keliling sudah digeluti Sriyanto (53) selama 14 tahun.

Warga Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Kota Solo tersebut biasa mangkal di kawasan Patung Kuda Manahan Solo.

Namun, sering kali dirinya keliling, terlebih saat malam hari.

Sriyanto mengungkapkan jasa tambah balnya bermula karena dirinya sering melihat pengendara yang menderek sepeda motor.

Itu sering ditemuinya saat mengantar anaknya ke sekolah di pagi hari.

"Awalnya saya sedang naik sepeda motor, terus di jalan, saya melihat ada yang kesusahan di jalan. Ada yang menderek motor, saya merasa kasihan," ungkap Sriyanto kepada TribunSolo.com, Minggu (4/4/2021).

"Tidak hanya sekali, banyak yang saya temukan di hari lain yang kena paku, rantai yang putus atau bannya gembos," tambahnya.

Baca juga: Cerita Siswa SMK Tukang Tambal Ban Panggilan Tempuh Jarak 17 Km, Terima Order Gondagrejo - Kartasura

Baca juga: Mulianya Siswa SMK Asal Karanganyar, Usaha Tukang Tambal Ban Panggilan, Pasang Tarif Seikhlasnya

Jasa tukang tambal ban keliling tersebut dibuka Sriyanto setelah Istrinya yang bekerja sebagai TKW di Malaysia pulang.

Istri Sriyanto sempat merantau ke Negeri Jiran selama 3 tahun.

Halaman
123
Penulis: Azfar Muhammad
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved