Breaking News:

Penanganan Covid

Solusi Ahli Kesehatan Terkait Larangan Mudik Lebaran 2021: Lebih Baik Kebut Vaksinasi Lansia

Juru Bicara Satgas Covid-19 RS UNS Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto menilai larangan mudik Lebaran 2021 bukanlah kebijakan yang efektif.

Editor: Hanang Yuwono
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ILUSTRASI : Foto dokumentasi/Pemudik menggunakan sepeda motor membawa anak dan sejumlah tas berisi barang bawaan melintas di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (11/6/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Larangan Mudik Lebaran 2021 yang dikeluarkan pemerintah menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Terbaru, ahli kesehatan sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 RS Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS), dr Tonang Dwi Ardyanto menilai larangan mudik Lebaran 2021 bukanlah kebijakan yang efektif.

Tonang belajar dari pengalaman mudik tahun 2020 lalu dan juga sejumlah momen libur panjang di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Manfaat Peluang Ditengah Pandemi Covid-19, Penjual Jamu di Karanganyar Ini Raup Keuntungan Berlipat

Baca juga: Apakah Boleh Salat Tarawih Berjamaah di Masjid saat Ramadhan 2021? Ini Jawaban Satgas Covid-19

Tonang menyebut masih ada orang yang mudik pada lebaran momen Lebaran 2020 meski ada pelarangan oleh pemerintah.

Selain itu, momen Natal dan Tahun Baru 2021 juga ada pergerakan mudik oleh masyarakat.

"(Momen) yang ketiga ini (Lebaran 2021), kami usul dari pada dilarang ternyata juga begitu, kita coba dengan cara baru, kita lakukan pembatasan," ungkap Tonang saat menjadi narasumber dalam program Overview Tribunnews.com, Kamis (1/4/2021).

Tonang menyebut, ada sejumlah pendekatan berbeda yang bisa dilakukan.

1. Pembatasan Armada

Armada bus PO Puspa Jaya terparkir di garasi di Jl Soekarno-Hatta No.3 Bandar Lampung, Rabu (17/3/2021).
Armada bus PO Puspa Jaya terparkir di garasi di Jl Soekarno-Hatta No.3 Bandar Lampung, Rabu (17/3/2021). (dok.)

Agar mudik lebih terkendali, Tonang mengusulkan adanya pembatasan armada transportasi umum untuk mengangkut para pemudik.

"Armadanya harus kita batasi, usul kita justru orang mudik itu pakai armada umum, sehingga jelas."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved