Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Tempati Lahan PT KAI, 436 Bangunan di Sepanjang Perlintasan Kalijambe-Sumberlawang Akan Ditertibkan

Sebanyak 461 kios dan bangunan liar di sempadan rel kereta api (KA) sepanjang Kecamatan Kalijambe hingga Kecamatan Sumberlawang akan ditertibkan.

Tribun Jabar/Isep Heri
Ilustrasi kereta api yang sedang melintas. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Sebanyak 461 kios dan bangunan liar yang berada di sempadan rel kereta api (KA) sepanjang Kecamatan Kalijambe hingga Kecamatan Sumberlawang akan ditertibkan. 

Sebab, ada 436 bangunan yang berdiri di tanah milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Sementara, sebanyak 25 bangunan berada di tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. 

Oleh karena itu, pemilik bangun diberi waktu selama 15 hari untuk membongkar bangunannya. 

"Mereka mengakui kalau bangunan-bangunan tersebut berdiri di tempat yang tidak semestinya," ujar Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. 

Baca juga: Bila Sosiliasi Rampung, Pengukuran Luas Lahan Tergusur Rel Layang Joglo Solo Dilakukan Minggu Depan

Baca juga: Apa Kabar Proyek Rel Layang Joglo Solo? Kini Ada Sosialisasi Kepada 535 Pemilik Rumah yang Tergusur

Dengan begitu, kata Yuni, tugas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen hanya tinggal mencarikan tempat relokasi bagi para pedagang. 

"Nanti pedagang-pedagang akan dipindah ke tempat yang lebih representatif dan bisa berjualan lagi," ucapnya. 

Namun untuk perusahaan besar maupun pengusaha yang punya gudang di sepanjang lintasan rel kereta, tidak akan akan dicarikan tempat relokasi. 

"Kami cuma fokus untuk pelaku usaha kecil mikro menengah (UMKM) yang terdampak penertiban," ujarnya. 

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved