Breaking News:

Penanganan Covid

Dunia Menghadapi Lonjakan Ketiga Kasus Covid-19, Indonesia Kehilangan Suplai 10 Juta Dosis Vaksin

Menkes mengatakan lonjakan ketiga di sejumlah negara di dunia menyebabkan suplai vaksin terganggu.

Editor: Hanang Yuwono
JOEL SAGET / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, diambil pada 23 November 2020. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan jika dunia saat ini menhadaoi lonjakan ketiga (third wave) kasus Covid-19.

Menkes mengatakan lonjakan ketiga di sejumlah negara di dunia menyebabkan suplai vaksin terganggu.

Negara-negara yang menjadi tempat produsen vaksin menahan suplai vaksinnya.

Baca juga: Apa Itu Varian Baru Virus Corona E484K dan Seberapa Bahayanya? Ini Jawaban Satgas Covid-19

Baca juga: Selama Puasa Ramadan Boleh Buka Bersama di Solo? Begini Penjelasan Satgas Covid-19

"Negara-negara yang memproduksi vaksin di lokasi-lokasi tersebut, yang terjadi lonjakan ketiga atau third wave mengarahkan agar vaksinnya tidak boleh keluar, hanya boleh dipakai di negara masing-masing," kata Budi usai rapat internal bersama Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, (5/4/2021).

Adapun negara yang mengalami lonjakan Covid-19 selain di Eropa yakni India, Filipina, Papua Nugini, dan Brazil.

Akibat dari embargo tersebut kata Budi pasokan vaksin ke sejumlah negara termasuk Indonesia terhambat.

Indonesia kehilangan pasokan 10 juta dosis vaksin pada Maret dan April ini.

"Sehingga jumlah vaksin yang tadinya tersedia untuk bulan Maret dan April masing-masing 15 juta dosis, atau totalnya 2 bulan adalah 30 juta dosis, kita hanya bisa dapat 20 juta dosis, atau dua pertiganya," kata dia.

Pemerintah kata Budi, akan menjajaki pembicaraan dengan para produsen vaksin untuk memastikan suplai di bulan Mei tidak terhambat.

Sehingga target vaksinasi untuk menciptakan kekebalan komunal rampung sesuai target yang ditetapkan.

"Kita sedang negosiasi dengan produsen-produsen vaksin dan negara-negara produsen vaksin, mudah-mudahan di bulan Mei bisa kembali normal, sehingga kita bisa melakukan vaksinasi dengan rate seperti sebelumnya yang terus meningkat," katanya.

Artikel ini tayang di Tribunnews.com dengan judul: Indonesia Kehilangan Suplai 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 pada Maret-April 2021, Ini Penyebabnya

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved