Breaking News:

Janda Muda asal Blitar Bingung Nafkahi 3 Anaknya, Nekat Jual Sabu dengan Layanan Plus-Plus

Himpitan ekonomi membuat seorang ibu tiga anak asal Kabupaten Blitar gelap mata, dengan nekat mengedarkan sabu dengan layanan plus-plus kepada pembeli

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. 

TRIBUNSOLO.COM - Himpitan ekonomi membuat seorang ibu tiga anak asal Kabupaten Blitar gelap mata.

NL (31) nekat menjadi pengedar obat terlarang jenis sabu-sabu.

Tak hanya mengedarkan sabu-sabu, bahkan NL juga memberikan layanan plus-plus kepada pembeli sabu.

Dia nekat melakukan bisnis haram itu lantaran bingung menghidupi ketiga anaknya.

Sebab, statusnya sebagai janda atau single parent, membuatnya harus mencari uang sendiri.

NL sebenarnya memiliki pekerjaan sebagai pelayan di sebuah warung kopi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Baca juga: 14 Pengedar yang Dikendalikan Bandar Ditangkap di Solo, Modusnya Sabu Diletakkan di Suatu Tempat

Baca juga: Bikin Curiga Petugas Bandara Kualanamu, 2 Pria Ini Berjalan Jinjit, Ternyata Sembunyikan Sabu 1 Kg

Baca juga: Hasil Tes Rambut Positif Konsumsi Sabu, Jennifer Jill Mengaku Sudah Lama Tak Pakai

Baca juga: Sosok Kompol Yuni, Kapolsek Astana Anyar yang Dulu Berantas Narkoba Kini Tersandung Sabu

Namun, ekonomi yang menghimpit dan pendapatan dari pelayan kopi tak mencukupi, NL pun melakukan pekerjaan terlarang.

Dia menjual sabu-sabu kepada pria hidung belang yang menjadi pelanggan warung kopi.

Namun, informasi yang didapatkan, NL ini menjual sabu-sabu satu paket dengan memberi layanan plus-plus.

Para bandar sabu-sabu selain memanfaatkan jaringan perempuan, mereka juga menggunakan pancingan agar si pengedar bisa memberikan layanan plus-plus.

Halaman
123
Editor: Agil Tri
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved