Breaking News:

Berita Sragen Terbaru

Tak Hanya Tuntut Sopir Dihukum, Keluarga Gadis Tewas Tertabrak Bus Eka Minta Ganti Rugi Motor

Iis Endrayati (20) warga Dukuh Ceme RT 2, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang, Sragen tewas dalam kecelakaan maut akibat ditabrak Bus Eka.

TribunSolo.com/Rahmat Jiwandono
Rumah orang tua korban meninggal yang ditabrak Bus Eka di Dusun Ceme RT 2, Wonotolo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Selasa (6/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rahmat Jiwandono

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Iis Endrayati (20) warga Dukuh Ceme RT 2, Desa Wonotolo, Kecamatan Gondang, Sragen tewas dalam kecelakaan maut akibat ditabrak Bus Eka pada 18 November 2020.

Kala itu korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AD 4574 BSE melaju dari arah selatan.

Lantas ada Bus Eka berpelat S 7810 US yang dikemudikan Wandono (49) asal Purworejo, yang nekat menerobos saat lampu lalu lintas menyala merah.

Baca juga: Ingat Gadis Tewas Tertabrak Bus Eka? Keluarga Tolak Rp 10 Juta : Masak Nyawa Dihargai Segitu

Baca juga: Banyak yang Bertanya-tanya, Ini Cara Tukang Pijat Gaul Promosi : Cari Spanduk Bekas, Gambar Sendiri

Akibatnya, pengendara sepeda motor tertabrak dan sempat dirawat di rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia.

Ibu korban, Sumarni (44) mengaku tidak terima atas peristiwa yang menimpa anak perempuannya itu.

Sebab, kekinian sopir yang menabrak belum mendapat hukuman yang semestinya.

"Belum ada hukuman yang diberi ke sopir yang menabrak anak saya," ucap Sumarni, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, keluarganya pun menuntut operator Bus Eka untuk ganti rugi sepeda motor yang sudah ditabrak.

Baca juga: Bukan Mistis, Terungkap Pemicu Bau Sangit Sebelum Kecelakaan Bus di Tanjakan Cae: Kesalahan Kernet

"Keinginan kami soal ganti rugi motor pun belum ada," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Rahmat Jiwandono
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved