Breaking News:

Ramadhan 2021

Tips Puasa untuk Pasien Gagal Ginjal yang Rutin Cuci Darah, Dilarang Keras Makan Kolak

Untuk pasien dialisis atau yang secara awam dikenal dengan cuci darah, dokter tidak menganjurkan untuk berpuasa.

Sajian Sedap
Ilustrasi kolak. Sajian yang tidak boleh dikonsumsi pasien gagal ginjal saat berbuka puasa. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ibadah puasa merupakan kewajiban untuk Umat Muslim yang mampu menjalankannya.

Namun, ada beberapa kondisi kesehatan yang dialami Umat Muslim, sehingga muncul pertanyaan bagaimana puasa tetap bisa berjalan lancar.

Salah satunya adalah pasien dialisis atau yang secara awam dikenal dengan cuci darah, dokter tidak menganjurkan untuk berpuasa.

Baca juga: Begini Cara Menjaga Pola Tidur saat Menjalankan Ibadah Puasa, Menjaga Badan Tetap Prima

Baca juga: Tips Olahraga Aman Selama Berpuasa, Lakukan Trik dari Dokter Berikut Ini

Meskipun puasa, ada syaratnya yakni pola makan dan minumnya teratur.

Dialisis ginjal merupakan terapi pengganti ginjal yang bertujuan untuk membuang hasil metabolik atau kelebihan cairan tubuh dan memperbaiki asam basa tubuh.

Ilustrasi ginjal
Ilustrasi ginjal (SHUTTERSTOCK)

Dialisis atau cuci darah merupakan prosedur yang wajib dilakukan oleh pasien gagal ginjal akut maupun gagal ginjal kronis, lalu bagaimana pasian dialisis dapat tetap menjalan ibadah puasa?

Prof. Dr. dr. Suhardjono, SpPD, KGH spesialis penyakit dalam (Konsultan Ginjal &Hipertensi) memberikan tips-tips berpuasa bagi pasien dialisis.

"Pada keaadaan itu, puasa menjadi bisa saja tidak dilakukan, tapi boleh dilakukan asalkan dia cukup minum, atau malam sebelumnya," ujat dr. Suhardjono, Selasa, (6/4/2021).

"Kedua, harus makan, makanan yang tidak banyak mengandung kalium, karena kita tahu kalium beresiko," tambahnya.

Untuk pasien dialisis, sangat tidak dianjurkan mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalium seperti kolak, es buah, atau yang sangat manis.

Resep Kolak Aneka Ubi
Resep Kolak Aneka Ubi (sajiansedap.grid.id)

Selain itu, apabila memiliki penyakit lainnya seperti diabetes atau mendapatkan insulin, meminum obat yang baik tidak saat berbuka puasa, melainkan selang satu jam kemudiannya.

"Kalo minum obat contoh (diabetes) lebih bagus meminumnya pada waktu sesudah tarawih, supaya gula darah terendahnya masih dalam dia bisa makan," tutur dr. Suhardjono.

Selain hati-hati dalam pola makan dan minum obat yang baik, aktivitas fisik pun harus dilakukan secukupnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Tips Puasa Sehat untuk Pasien Gagal Ginjal yang Harus Cuci Darah, Jangan Makan Es Buah dan Kolak

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved